Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan

Nekat Berkendara Saat Hujan Deras Di Malam Hari, Pelajar Ini Tewas Usai Menabrak Pohon Tumbang Di Mojolaban, Dua Temannya Luka-Luka

Iwan Kawul • Jumat, 2 Januari 2026 | 17:10 WIB
Evakuasi korban usai menabrak pohon tumbang di Desa Plumbon, Mojolaban, Sukoharjo, Jumat dini hari (2/1).
Evakuasi korban usai menabrak pohon tumbang di Desa Plumbon, Mojolaban, Sukoharjo, Jumat dini hari (2/1).

RADARSOLO.COM – Nasib nahas menimpa Valentino Tri Cahyadi, 15, pelajar asal Dusun Sentul RT 3 RW 10, Desa Bekonang, Kecamatan Mojolaban, Sukoharjo. Nyawanya melayang usai menabrak pohon tumbang di Desa Plumbon, Mojolaban, Jumat dini hari (2/1).

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sukoharjo Ariyanto Mulyatmojo menjelaskan, peristiwa nahas tersebut terjadi sekira pukul 01.00. Saat kejadian, hujan deras dengan intensitas tinggi mengguyur Mojolaban.

Pohon yang roboh akibat cuaca, melintang di badan jalan dan tidak terlihat jelas oleh pengendara.

“Pohon sudah dalam kondisi tumbang dan melintang di jalan persawahan. Pengendara sepeda motor yang melintas diduga kurang konsentrasi, sehingga menabrak pohon tersebut,” jelas Ariyanto.

Saat kejadian, korban naik sepeda motor nopol AD 2583 AQB bersama dua temannya. Mereka melaju dari arah timur ke barat, menuju Jalan Lettu Hartono, Bekonang. Saat melintas di sekitar simpang empat Dusun Gadingan, motor korban menabrak batang pohon yang roboh di tengah jalan.

Akibat kejadian itu, Valentino meninggal dunia akibat cedera kepala berat. Korban sempat dilarikan ke RSUD Ir Soekarno Sukoharjo, namun nyawanya tidak tertolong.

Sementara dua korban lainnya, Aldira Muhammad Yogi, 16, warga Dusun Karang RT 2 RW 5 Desa Plumbon; serta Fendika Adrian Naviansyah, 16, warga Desa Bekonang mengalami luka lecet di beberapa bagian tubuh. Mereka mendapatkan perawatan medis di RSUI Kustati Solo.

Setelah menerima laporan, BPBD bersama forum komunitas relawan Mojolaban segera melakukan evakuasi pohon tumbang di lokasi kejadian. Proses evakuasi melibatkan SAR MTA, Nagapala, SAR RMP, serta warga setempat dengan gergaji mesin dan peralatan darurat lainnya.

“Lokasi kejadian sudah dinyatakan aman setelah pohon berhasil dievakuasi. Kami mengimbau masyarakat agar lebih waspada, terutama saat berkendara di malam hari dan cuaca buruk,” beber Ariyanto. (kwl/fer)

Editor : fery ardi susanto
#BPBD Sukoharjo #pohon tumbang desa plumbon mojolaban #pemotor tewas tabrak pohon tumbang di mojolaban