Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan

Pendampingan TPS3R Empat Kelurahan Di Kecamatan Sukoharjo Kota Dialihkan Dari DLH Ke DPKP

Iwan Kawul • Jumat, 23 Januari 2026 | 18:11 WIB

 

DPKP Sukoharjo sidak ke lokasi TPS3R di Kelurahan Sukoharjo Kota, Jumat (23/1).
DPKP Sukoharjo sidak ke lokasi TPS3R di Kelurahan Sukoharjo Kota, Jumat (23/1).

RADARSOLO.COM – Pendampingan pengelolaan Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS3R) di empat kelurahan di Kecamatan Sukoharjo Kota resmi dilimpahkan dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Sukoharjo kepada Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPKP) Kabupaten Sukoharjo. Empat kelurahan tersebut meliputi Kelurahan Sukoharjo, Dukuh, Sonorejo, dan Bulakan.

Sekretaris Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kabupaten Sukoharjo Heri Mulyadi mengatakan, pengalihan pendampingan ini bertujuan untuk mengoptimalkan peran TPS3R sebagai ujung tombak pengelolaan sampah berbasis masyarakat. Menurutnya, DPKP akan lebih fokus pada penguatan kelembagaan, sarana prasarana, serta peningkatan partisipasi warga.

Sebagai langkah awal, Jumat (23/1), tim dari DPKP Kabupaten Sukoharjo melakukan peninjauan langsung ke lokasi TPS3R yang berada di wilayah Kelurahan Sukoharjo Kota. Dalam peninjauan tersebut, warga terlihat mulai mengumpulkan sampah yang telah dipilah dari rumah masing-masing, seperti kardus, botol plastik, dan jenis sampah anorganik lainnya yang memiliki nilai ekonomi.

Heri Mulyadi menjelaskan, sampah yang berhasil dikumpulkan warga nantinya akan disetorkan ke Bank Sampah Induk yang dikelola oleh BUMDes Mulur, Kecamatan Bendosari. Sampah tersebut akan ditimbang dan dibeli sesuai jenis dan beratnya, sehingga warga bisa mendapatkan penghasilan tambahan dari kebiasaan memilah dan mengelola sampah.

Meski demikian, dia mengakui antusiasme warga dalam pengelolaan TPS3R masih perlu ditingkatkan. Oleh karena itu, pendampingan secara berkelanjutan akan terus dilakukan agar masyarakat semakin memahami manfaat ekonomi dan lingkungan dari pengelolaan sampah yang baik dan terintegrasi.

“Antusias warga memang masih kurang. Maka saat ini kami fokus melakukan pendampingan. Harapannya, pada peringatan Hari Peduli Sampah Nasional Februari 2026 mendatang bisa menjadi momentum kebangkitan, sekaligus optimalisasi pengelolaan sampah terpadu di Sukoharjo Kota,” ujarnya.

Melalui pendampingan ini, Pemerintah Kabupaten Sukoharjo berharap TPS3R di empat kelurahan tersebut dapat berjalan lebih optimal, tidak hanya mengurangi volume sampah yang dibuang ke TPA, tetapi juga meningkatkan kesadaran masyarakat serta memberikan nilai tambah ekonomi bagi warga. (kwl/nik)

Editor : fery ardi susanto
#TPS3R Sukoharjo #dlh sukoharjo #Sampah Sukoharjo #pengelolaan sampah sukoharjo #TPS3R #dinas lingkungan hidup sukoharjo