Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan Photo

Diguyur Hujan Cuma Satu Jam, Wilayah Perkotaan Sukoharjo Kebanjiran, Alun-Alun Dan Masjid Tergenang, Ternyata Pintu Air Tertutup

Iwan Kawul • Kamis, 26 Maret 2026 | 10:10 WIB

Wilayah perkotaan Sukoharjo tergenang air, Rabu malam (25/3) setelah hujan deras melanda pada sore.
Wilayah perkotaan Sukoharjo tergenang air, Rabu malam (25/3) setelah hujan deras melanda pada sore.

RADARSOLO.COM – Hujan deras dengan intensitas tinggi mengguyur wilayah perkotaan Sukoharjo, Rabu sore (25/3) sekira pukul 15.00-16.00 WIB.

Meski cuma sejam, namun dampaknya sangat merugikan.

Dilaporkan sejumlah titik jalan dan permukiman warga di Kecamatan Sukoharjo Kota dan Bendosari tergenang air.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sukoharjo langsung bergerak cepat melakukan penanganan dan asesmen di lokasi terdampak banjir.

Kepala Pelaksana BPBD Sukoharjo Ariyanto Mulyatmojo menjelaskan, hujan dengan intensitas tinggi mengakibatkan aliran air tidak lancar di beberapa kawasan.

Genangan terjadi di beberapa titik, di antaranya di sepanjang Jalan Mujair di Kelurahan Gayam dan Jalan Veteran sekitar Alun-Alun Satya Negara.

Banjir juga menggenangi Kampung Gawanan RT 02 RW 06, Kelurahan Sukoharjo Kota.

"Selain itu, satu masjid di Kampung Gabahan, Kelurahan Jombor, Kecamatan Bendosari juga tergenang banjir,” jelas Ariyanto, Kamis (26/3).

Ariyanto memastikan tidak ada korban jiwa maupun luka dalam kejadian tersebut. Selain itu, tidak ditemukan adanya kerusakan bangunan akibat genangan.

“Untuk korban nihil, baik luka ringan maupun meninggal dunia juga tidak ada. Kerusakan juga nihil. Hanya satu masjid yang terdampak genangan,” imbuhnya.

Menurutnya, hasil asesmen awal menunjukkan genangan terjadi akibat aliran air yang terhambat.

Salah satu penyebab utama adalah tertutupnya pintu air di wilayah utara Bank Jateng Sukoharjo.

“Tim kami langsung membuka pintu air tersebut agar aliran kembali lancar. Selain itu, juga berkoordinasi dengan perangkat desa, kecamatan, serta babinsa dan bhabinkamtibmas untuk percepatan penanganan,” jelasnya.

BPBD Sukoharjo bersama relawan dan masyarakat setempat juga melakukan penanganan darurat di lokasi genangan guna mempercepat surutnya air.

Sejumlah personel diterjunkan dalam penanganan ini, melibatkan BPBD, perangkat wilayah, relawan penanggulangan bencana, serta warga sekitar.

Peralatan yang digunakan antara lain mobil rescue, jas hujan, dan lampu senter untuk mendukung operasi di lapangan.

Ariyanto menambahkan, kondisi genangan saat ini telah berangsur surut dan situasi dinyatakan aman terkendali.

Tim reaksi cepat (TRC) BPBD pun telah kembali ke markas setelah memastikan kondisi di lapangan stabil.

“Genangan sudah surut dan asesmen telah selesai dilakukan. Kami tetap mengimbau masyarakat untuk waspada, terutama saat terjadi hujan dengan intensitas tinggi,” bebernya. (kwl/fer)

Editor : fery ardi susanto
#Bendosari banjir #alun alun sukoharjo #sukoharjo kebanjiran #BPBD Sukoharjo #Banjir Bendosari #sukoharjo #banjir sukoharjo #sukoharjo kota #Banjir Sukoharjo kota