Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan Photo

Universitas Veteran Bangun Nusantara Sukoharjo Kukuhkan Guru Besar Ilmu Linguistik Umum: Rektor Univet Dorong Lahirnya Pemikiran Kritis dan Inovasi

Alfida Nurcholisah • Selasa, 31 Maret 2026 | 17:29 WIB
BANGGA: Universitas Veteran Bangun Nusantara kukuhkan Dewi Kusumaningsih (dua dari kanan) sebagai guru besar dalam bidang Ilmu Linguistik Umum, Selasa (31/3/2026). (ALFIDA NURCHOLISAH/RADAR SOLO)
BANGGA: Universitas Veteran Bangun Nusantara kukuhkan Dewi Kusumaningsih (dua dari kanan) sebagai guru besar dalam bidang Ilmu Linguistik Umum, Selasa (31/3/2026). (ALFIDA NURCHOLISAH/RADAR SOLO)

RADARSOLO.COM – Dalam rangka Dies Natalis yang ke-58, Universitas Veteran Bangun Nusantara (Univet Bantara) menggelar sidang terbuka pengukuhan guru besar Dewi Kusumaningsih dalam bidang Ilmu Linguistik Umum di Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) di Auditorium Univet, Selasa (31/3/2026).

 “Dengan bertambahnya satu guru besar, saya berharap akan memberikan angin segar dan semangat baru. Kami menantikan pemikiran-pemikiran kritis serta aksi nyata dari guru besar yang baru untuk membesarkan Univet hingga menjadi perguruan tinggi yang unggul dan semakin sejahtera,” ujar Rektor Univet Bantara Farida Nugrahani.

Dia juga mendorong para dosen yang saat ini telah bergelar lektor kepala untuk segera mencapai jenjang akademik tertinggi sebagai profesor. Menurutnya, peningkatan kualitas sumber daya manusia menjadi fokus utama kampus.

“Target kami, ke depan semakin banyak dosen bergelar doktor dan berlanjut menjadi profesor. Tahun depan kami berharap sekitar 50 persen dosen sudah bergelar doktor, dan saat ini ada lima dosen yang siap melanjutkan ke guru besar,” jelasnya.

Univet Bantara kukuhkan Dewi Kusumaningsih (dua dari kanan) sebagai guru besar dalam bidang Ilmu Linguistik Umum, Selasa (31/3). (ALFIDA NURCHOLISAH/RADAR SOLO)
Univet Bantara kukuhkan Dewi Kusumaningsih (dua dari kanan) sebagai guru besar dalam bidang Ilmu Linguistik Umum, Selasa (31/3). (ALFIDA NURCHOLISAH/RADAR SOLO)

 

Dalam momentum Dies Natalis ke-58, Univet menegaskan komitmennya untuk menjadi universitas unggul. Saat ini, kampus tersebut telah memiliki lima program studi unggul dan menargetkan penambahan dua program studi unggul baru.

Selain itu, Univet tengah mengajukan pembukaan program doktoral (S3) Pedagogik dan masih menunggu persetujuan dari Kementerian Pendidikan Tinggi.

Sementara itu, dalam pidato pengukuhannya, Dewi Kusumaningsih mengangkat fenomena linguistik dalam musik dangdut yang dinilai masih mengandung unsur vulgarisme, eksploitasi seksual, dan stereotip gender.

“Dangdut sebagai musik yang sangat digemari masyarakat ternyata juga memunculkan lirik yang mengandung vulgarisme dan eksploitasi perempuan, baik dari segi bahasa maupun representasi,” ungkapnya.

Berangkat dari keresahan tersebut, ia mengembangkan inovasi berbasis teknologi berupa aplikasi kecerdasan buatan (AI) bernama Sipraklidut. Aplikasi ini dirancang untuk membantu menyaring konten lagu berdasarkan kata kunci linguistik yang mengandung unsur negatif.

“Melalui kolaborasi dengan vendor, kami menciptakan alat berbasis AI untuk memberikan proteksi terhadap paparan konten vulgar, pornografi, dan eksploitasi gender. Ini bisa dimanfaatkan oleh guru, orang tua, maupun pemangku kebijakan,” jelasnya.

Saat ini, aplikasi Sipraklidut masih dalam tahap prototipe dan pengembangan, sebelum nantinya dirilis di platform Play Store.

Ia berharap, inovasi ini dapat menjadi langkah konkret dalam melindungi generasi muda dari pengaruh negatif konten digital, sekaligus menunjukkan peran linguistik dalam menjawab tantangan zaman melalui teknologi. (alf/nik)

Editor : Niko auglandy
#guru besar #Universitas Veteran Bangun Nusantara #univet