Salah satu kegiatan edukasi di CFD Sukoharjo. Pemkab setempat memutuskan memperluas cakupan area CFD. (Iwan Kawul/Radar Solo)RADARSOLO.COM – Pemkab Sukoharjo memperluas area pelaksanaan Car Free Day (CFD) yang dipusatkan di sepanjang Jalan Veteran, mulai Minggu (5/4/2026).
Kebijakan ini diharapkan tidak hanya menjadi ruang aktivitas olahraga dan hiburan bagi masyarakat, tetapi juga mampu mendorong pertumbuhan ekonomi melalui pelibatan para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).
Rute Baru Perluasan Kawasan
Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Sukoharjo Toni Sri Buntoro, menyampaikan bahwa kawasan CFD sebelumnya hanya mencakup seputar area Alun-Alun Satya Negara, yakni membentang dari Simpang Lima Sukoharjo hingga Simpang 3 Kimia Farma. Kini, rute tersebut diperpanjang hingga mencapai kawasan Simpang Pasar Carikan.
Baca Juga: Kerja Sama Sister City: Solo Gandeng Xi’an, Respati Bidik Wisata, Investasi hingga Tenaga Kerja
“Mulai Minggu ini CFD kita perluas sepanjang Jalan Veteran, dari Simpang Lima Sukoharjo sampai Simpang Pasar Carikan. Harapannya semakin banyak masyarakat yang bisa beraktivitas dan semakin banyak UMKM yang terwadahi,” ujarnya.
Panggung Hiburan hingga Layanan Publik Terpadu
Dalam pelaksanaan CFD dengan rute yang telah diperluas ini, pemerintah daerah turut menghadirkan berbagai ragam kegiatan menarik untuk memanjakan sekaligus meningkatkan partisipasi masyarakat.
Pengunjung dapat menikmati hiburan musik dari penampilan Praja Band yang digawangi oleh para kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kabupaten Sukoharjo.
Serta pertunjukan tari modern yang disuguhkan oleh Dinas Pendidikan setempat.
Selain itu, masyarakat juga diajak untuk menjaga kebugaran melalui kegiatan senam bersama yang difasilitasi langsung oleh Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar).
Tidak sekadar menjadi sarana rekreasi dan olahraga, gelaran CFD ini juga disulap menjadi pusat layanan publik terpadu.
Masyarakat dapat langsung memanfaatkan berbagai kemudahan akses layanan pemerintahan di lokasi kegiatan.
Dinas Kesehatan hadir membuka layanan pemeriksaan kesehatan secara gratis bagi pengunjung, sementara pihak Samsat menyediakan stan khusus untuk melayani pembayaran pajak kendaraan bermotor.
Di sisi lain, Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah, dan Perdagangan (Kopumdag) turut turun tangan memfasilitasi para pelaku UMKM dan Pedagang Kaki Lima (PKL) untuk menggelar lapak dagangannya.
Bahkan, masyarakat yang hadir juga diberikan kemudahan untuk mengecek status layanan bantuan sosial (bansos).
Baca Juga: 5 Rekomendasi Mobil Keluarga Bekas Harga 80 Jutaan Terbaik 2026: Irit BBM, Pajak Murah, Kabin Lega
Motor Penggerak Ekonomi Kerakyatan
Toni menegaskan bahwa perluasan jangkauan area CFD ini sejatinya merupakan salah satu langkah strategis dari pemerintah daerah dalam upaya menggerakkan roda ekonomi kerakyatan secara masif.
“Dengan semakin luasnya area CFD, kami ingin memberikan ruang lebih besar bagi UMKM untuk berkembang. Ini sekaligus upaya mendorong perputaran ekonomi masyarakat,” tandasnya.
Toni mengimbau seluruh lapisan masyarakat yang berkunjung untuk senantiasa mematuhi aturan dengan menjaga ketertiban serta kebersihan lingkungan selama mengikuti rangkaian kegiatan CFD, sehingga manfaat positif dari ruang publik tersebut dapat dirasakan bersama secara nyaman dan berkelanjutan. (kwl)
Editor : Tri Wahyu Cahyono