RADARSOLO.COM – Program seragam gratis untuk siswa PAUD hingga SMP, baik negeri maupun swasta di Kabupaten Sukoharjo bukan hal mustahil.
Usulan ini dilontarkan Wakil Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bapilu) DPD PDI Perjuangan Jawa Tengah Joko Sutopo alias Jekek, saat memimpin konsolidasi internal partai di Taman Budaya Suryani Sukoharjo, Minggu (12/4).
Eks Bupati Wonogiri tersebut berharap, kepala daerah dari PDI Perjuangan bisa menjalankan program-program pro rakyat. Salah satunya seragam gratis untuk pelajar.
Menanggapi usulan tersebut, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sukoharjo masih melakukan kajian. Ini diperlukan, terutama terkait ketersediaan anggaran APBD di sektor pendidikan.
Bupati Sukoharjo Etik Suryani menjelaskan, Pemkab Sukoharjo belum bisa memberikan keputusan final terkait program seragam gratis. Selain ketersediaan anggaran, pemkab juga mempertimbangkan mekanisme penyalurannya.
Baca Juga: Aula Masjid Al Fajar Sukoharjo Terbakar, Damkar Datang, 3 Menit Api Padam
Etik menambahkan, setiap program yang akan dijalankan harus selaras dengan perencanaan pembangunan daerah. Serta tidak mengganggu program prioritas lainnya yang telah ditetapkan sebelumnya.
“Masih kami kaji dulu, baik dari sisi mekanisme pelaksanaan maupun kemampuan anggarannya. Karena saat ini sudah ada 10 program prioritas yang harus berjalan,” jelas Etik.
Baca Juga: Disentil Jekek, Pemkab Sukoharjo Klaim Warga Kurang Mampu Tetap Terkomodasi JKN lewat APBD
Menanggapi hal tersebut, Ketua DPRD Sukoharjo Nurjayanto menyatakan dukungannya. Ia menilai secara kemampuan anggaran, APBD Sukoharjo dinilai mencukupi untuk merealisasikan program tersebut.
“Kalau dari sisi anggaran, APBD mencukupi. Bahkan program seragam gratis ini juga sejalan dengan visi-misi bupati dan wakil bupati Sukoharjo,” beber Nurjayanto.
Nurjayanto menambahkan, dengan kesesuaian terhadap visi-misi pembangunan daerah, maka tidak ada kekhawatiran program tersebut melenceng dari arah kebijakan yang telah dirancang. “Sukoharjo kan punya APBD Rp 2,1 trilliun. Itu pun setelah ada efisiensi anggaran,” ujarnya. (kwl/fer)
Editor : fery ardi susanto