RADARSOLO.COM – Nasib malang menimpa seorang peternak sapi di Desa Pojok, Kecamatan Tawangsari, Sukoharjo.
Sebuah kandang ternak hangus dilalap si jago merah pada Sabtu malam (18/4/2026) sekitar pukul 18.00 WIB.
Akibat peristiwa tersebut, dua ekor sapi milik warga dilaporkan menderita luka bakar serius.
Insiden kebakaran ini menambah daftar panjang kasus kebakaran kandang yang dipicu oleh aktivitas pembuatan perapian tradisional atau bedian di lingkungan pemukiman.
Kronologi Kebakaran Kandang Sapi
Berdasarkan keterangan Ricki, anak dari pemilik sapi tersebut, musibah bermula dari aktivitas rutin keluarga pada sore hari.
Keluarga korban menyalakan bedian, yakni perapian yang memanfaatkan sisa pakan sapi dan ranting pohon untuk mengusir nyamuk serta menghangatkan ternak.
"Seperti biasa setiap sore membuat bedian. Tapi tidak disangka, api menyambar tumpukan jerami kering yang berada di dekat kandang," ungkap Ricki saat memberikan keterangan.
Baca Juga: Contoh Link Surat Pernyataan Seleksi Manajer Koperasi Desa Merah Putih 2026, Download di Sini
Lantaran jerami dalam kondisi kering, api dengan cepat berkobar dan merambat ke struktur utama kandang.
Situasi yang mendadak membuat dua ekor sapi yang berada di dalam kandang terjebak dan tidak sempat diselamatkan dari kobaran api.
Warga sekitar yang melihat kepulan asap dan kobaran api langsung bergotong-royong melakukan pemadaman secara manual.
Sebagian warga lainnya segera menghubungi petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Sukoharjo.
Kepala Bidang Damkar Satpol PP Sukoharjo, Margono, mengonfirmasi bahwa pihaknya langsung mengerahkan personel tak lama setelah menerima laporan.
"Kami terjunkan personel dengan dua unit mobil pancar ke lokasi. Proses pemadaman di lapangan juga dibantu secara aktif oleh warga dan relawan setempat," jelas Margono.
Baca Juga: Kenaikan Gaji PNS 2026 Sudah Final? Pemerintah Kunci Anggaran Lewat Perpres 79 Tahun 2025
Api akhirnya berhasil dijinakkan sebelum merembet ke bangunan rumah di sekitarnya.
Meskipun tidak ada korban jiwa manusia, kerugian materiil dipastikan cukup besar mengingat dua ekor sapi mengalami luka bakar parah di sekujur tubuhnya.
Waspada Penggunaan Api Terbuka
Pasca-kejadian, Margono memberikan imbauan keras kepada masyarakat, khususnya para pemilik ternak, agar lebih waspada saat menggunakan api terbuka atau membuat perapian di sekitar kandang.
"Kami mengingatkan warga untuk memastikan lokasi perapian aman dan jauh dari material yang mudah terbakar seperti jerami kering. Pastikan api benar-benar terkontrol untuk mencegah kejadian serupa terulang kembali," pungkasnya. (kwl/ria)
Editor : Syahaamah Fikria