Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan

Idul Adha 2026 Sebentar Lagi, Skill Juleha Di Sukoharjo Terus Diasah Lewat Pelatihan

Iwan Kawul • Kamis, 7 Mei 2026 | 16:46 WIB
Kepala Distankan Sukoharjo Bagas Windaryatno membuka pelatihan kepada Juru Sembelih Halal (Juleha) di Rumah Potong Hewan (RPH) Sukoharjo, Kamis (7/5). (IWAN KAWUL/RADAR SOLO)
Kepala Distankan Sukoharjo Bagas Windaryatno membuka pelatihan kepada Juru Sembelih Halal (Juleha) di Rumah Potong Hewan (RPH) Sukoharjo, Kamis (7/5). (IWAN KAWUL/RADAR SOLO)

RADARSOLO.COM – Jelang Hari Raya Idul Adha, Dinas Pertanian dan Perikanan (Distankan) Sukoharjo menggelar pelatihan kepada Juru Sembelih Halal (Juleha).

Pelatihan dipusatkan di Rumah Potong Hewan (RPH) Sukoharjo, Kamis (7/5), agar penyembelihan kurban sesuai syariat Islam.

Pelatihan diikuti 70 peserta, dengan melibatkan Dewan Pengurus Daerah (DPD) Juleha Sukoharjo. Mereka merupakan takmir masjid dari 12 kecamatan di Kota Makmur.

Kepala Distankan Sukoharjo Bagas Windaryatno menjelaskan, pelatihan ini untuk memastikan proses penyembelihan hewan kurban berjalan sesuai syariat Islam. Sekaligus memenuhi standar kesehatan pangan.

Baca Juga: Miris! SPMB 6 SDN Di Sukoharjo Kosong Pendaftar, Ratusan SDN Lainnya Sepi Peminat, Pendaftaran Diperpanjang

“Teman-teman DPD Juleha ini memang aktif mendampingi kegiatan penyembelihan hewan kurban. Kerja sama ini sudah berjalan beberapa kali,” jelas Bagas di sela kegiatan.

Bagas menambahkan, materi pelatihan mencakup syarat daging yang aman, sehat, utuh, dan halal (ASUH). Termasuk tata cara penyembelihan hewan kurban sesuai syariat Islam.

Para peserta juga diajak praktik langsung menyembelih seekor kambing di lokasi.

Baca Juga: Skandal Kredit Macet Rp 1,35 Triliun: Dua Bos Sritex Dihukum 14 Tahun dan 12 Tahun Penjara

Menurut Bagas, pemateri berasal dari dokter hewan Distankan Sukoharjo. Dokter itu memiliki kompetensi di bidang kesehatan hewan, yang juga pengurus DPD Juleha Sukoharjo.

Diharapkan para takmir masjid memiliki pemahaman lebih baik mengenai teknik penyembelihan yang benar.

“Harapan kami, penyembelihan hewan kurban di Kabupaten Sukoharjo memenuhi syariat Islam, sekaligus aman dari sisi kesehatan. Jadi tidak hanya halal, tetapi benar-benar layak dikonsumsi,” bebernya.

Sementara itu, Distankan Sukoharjo akan membentuk tim pengawasan saat pelaksanaan kurban. Melibatkan Persatuan Dokter Hewan Indonesia (PDHI), serta tenaga paramedis veteriner untuk monitoring proses penyembelihan dan pemeriksaan daging kurban di lapangan.

Bagas menegaskan, pengawasan dilakukan agar daging yang dibagikan kepada masyarakat benar-benar memenuhi standar kesehatan. Jika ditemukan daging tidak layak konsumsi atau tidak memenuhi persyaratan kesehatan, tim langsung melakukan tindakan.

“Tim kami nanti akan turun melakukan pemantauan dan pengawasan. Kalau ada daging tidak memenuhi syarat, segera ditindak supaya tidak membahayakan masyarakat,” ujarnya. (kwl/fer)

Editor : fery ardi susanto
#pelatihan juleha #idul adha #juleha #sukoharjo