Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan

Dramatis! Aksi Kejar-Kejaran Warnai Penangkapan Satpam Bank Di Solo Residivis Curanmor

Iwan Kawul • Kamis, 14 Mei 2026 | 15:40 WIB
Sepeda motor hasil curian AKW, satpam bank di Solo sudah diamankan jajaran Polres Sukoharjo. (DOK. HUMAS POLRES SUKOHARJO)
Sepeda motor hasil curian AKW, satpam bank di Solo sudah diamankan jajaran Polres Sukoharjo. (DOK. HUMAS POLRES SUKOHARJO)

RADARSOLO.COM – Seorang security harusnya bertanggung jawab menjaga keamanan di manapun berada.

Tapi tidak dengan AKW, 25, warga Kecamatan Wonosari, Klaten ini.

Pemuda yang bekerja sebagai satpam sebuah bank di Solo ini malah kesandung kasus pencurian sepeda motor (curanmor).

AKW dibekuk polisi, setelah terbukti mencuri dua unit sepeda motor yang diparkir di dua rumah sakit berbeda di Kecamatan Grogol, Sukoharjo.

Baca Juga: Aturan Baru Pilkades Serentak 2026, Calon Tunggal Belum Jaminan Menang

Aksi AKW terbilang nekat, karena dilakukan di lokasi yang dianggap aman, dijaga ketat petugas keamanan, serta diawasi kamera CCTV. 

Kapolres Sukoharjo AKBP Anggaito Hadi Prabowo, melalui Kapolsek Grogol AKP Kurniawan Triatmaja menjelaskan, pengungkapan kasus ini hasil kerja intensif unit reskrim.

Berawal dari laporan kasus curanmor dengan pola hampir sama di dua rumah sakit berbeda.

Baca Juga: Sejumlah Dapur MBG Di Sukoharjo Belum Sesuai SOP, Ada Temuan Darah Di Freezer Hingga Belum Dipasang AC

“Pelaku berhasil kami identifikasi dari hasil penyelidikan dan rekaman CCTV. Setelah diketahui keberadaannya, anggota langsung bergerak melakukan penangkapan,” ungkap Kurniawan.

Hasil penyelidikan, AKW diketahui sembunyi di sebuah rumah kosong di Dusun Tegal Mijen, Desa Bulan, Wonosari.

Polisi bergerak cepat memburu pelaku, dipimpin Kanit Reskrim Polsek Grogol Ipda Eko Wahyudi bersama tim buser.

Penangkapan berjalan cukup dramatis. Saat hendak diamankan, AKW berusaha kabur begitu mengetahui kedatangan polisi. Aksi kejar-kejaran pun tak terhindarkan.

AKW kabur melewati jalan perkampungan untuk menghindari sergapan petugas. Polisi yang sudah mengepung lokasi, terus melakukan pengejaran hingga akhirnya AKW berhasil dibekuk.

“Penangkapan sempat diwarnai aksi kejar-kejaran karena pelaku mencoba melarikan diri,” jelas Kurniawan.

Hasil pemeriksaan sementara, pelaku bekerja sebagai satpam di salah satu bank di Solo. Namun di balik profesinya tersebut, AKW ternyata residivis atas kasus yang sama.

Polisi masih mendalami kemungkinan adanya aksi lain yang dilakukan pelaku di wilayah berbeda.

“Pelaku diamankan kurang dari 24 jam dari aksi terakhirnya. Selain dua TKP di Grogol, pelaku juga terungkap beraksi di Kartasura, Solo, Semarang, dan Klaten. Masing masing satu kali,” ujar Kurniawan.

Baca Juga: Jelang Idul Adha, Perketat Pengawasan Kesehatan Hewan Kurban Di Pasar Sapi Bekonang Sukoharjo

Sementara itu, dua aksi terakhir AKW dilakukan di basement parkir B1 RS Indriati Solo Baru, Sabtu (9/5).

Ia menggasak Honda Vario 125 warna putih nopol AA 6513 J milik seorang perawat. Mungkin karena tergesa-gesa saat masuk kerja pagi, korban lupa mencabut kunci motor.

Belum genap sepekan, AKW kembali beraksi di RS dr Oen Solo Baru.

Ia menggasak Honda Vario 125 warna silver nopol AD 2321 OA di depan IGD, milik petugas keamanan rumah sakit saat jaga sif malam, Senin (11/5). 

Atas perbuatannya, AKW dijerat Pasal 477 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP tentang tindak pidana pencurian dengan pemberatan.

Polisi juga mengingatkan masyarakat agar tidak meninggalkan kunci kendaraan di motor meski berada di lokasi parkir yang dijaga petugas keamanan maupun CCTV. (kwl/fer)

Editor : fery ardi susanto
#satpam bank #curanmor #residivis