RADARSOLO.COM – Jelang Hari Raya Idul Adha 2026, harga sapi di Pasar Hewan Bekonang, Kecamatan Mojolaban, Sukoharjo terpantau mengalami penurunan dibandingkan tahun lalu.
Anjloknya harga dipicu menurunnya jumlah pembeli hewan kurban sapi.
Kepala Dinas Koperasi, UMKM, dan Perdagangan (Diskopumdag) Sukoharjo Sumarno mengatakan, kondisi pasar hewan saat ini berbeda dibandingkan momentum Idul Adha tahun lalu.
Aktivitas transaksi sapi masih berjalan, namun daya beli masyarakat cenderung menurun.
Baca Juga: Anggaran Mas Mbak Duta Wisata Dipangkas, Jumlah Peserta Dibatasi
“Kalau dibanding tahun lalu, harga sapi memang agak menurun. Salah satu penyebabnya karena jumlah pembeli juga turun,” jelas Sumarno, Selasa (20/5).
Sumarno menambahkan, saat ini banyak masyarakat yang beralih kurban kambing atau domba. Sebab harganya lebih terjangkau dibanding sapi.
“Sekarang cukup banyak yang beralih ke kambing atau domba,” hematnya.
Baca Juga: Sekolah Rakyat Di Sukoharjo Sepi Peminat, Orang Tua Tak Rela Murid Tinggal Di Asrama
Menurut Sumarno, permintaan domba justru cukup stabil menjelang Idul Adha. Terutama untuk domba berbobot besar, yang banyak dicari pembeli untuk kebutuhan kurban.
“Domba dengan berat di atas 40 kilogram (kg), harganya rata-rata Rp 60 ribu-Rp 75 ribu per kg,” jelas Sumarno.
Meski harga sapi mengalami penurunan, aktivitas jual beli di Pasar Hewan Bekonang tetap ramai didatangi pedagang dan pembeli dari berbagai wilayah.
Pemkab Sukoharjo juga memperketat pengawasan perdagangan hewan kurban, agar tetap aman dan sehat jelang Idul Adha. (kwl/fer)
Editor : fery ardi susanto