Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan

PDIP Sukoharjo Bikin Gebrakan, Banteng-Banteng Muda Masuk Struktur Partai

Iwan Kawul • Jumat, 22 Mei 2026 | 16:57 WIB
Musyawarah anak cabang (Musancab) yang digelar DPC PDIP Sukoharjo, Jumat (22/5). (IWAN KAWUL/RADAR SOLO)
Musyawarah anak cabang (Musancab) yang digelar DPC PDIP Sukoharjo, Jumat (22/5). (IWAN KAWUL/RADAR SOLO)

RADARSOLO.COM – DPC PDI Perjuangan Sukoharjo meremajakan mesin partainya, dengan memberi kesempatan ruang lebih besar bagi generasi muda atau Gen-Z dalam kepengurusan tingkat kecamatan.

Langkah tersebut terlihat dalam pelaksanaan musyawarah anak cabang (musancab) serentak di 12 kecamatan se Kabupaten Sukoharjo, Jumat (22/5).

Ketua DPC PDI Perjuangan Sukoharjo Dahono menjelaskan, reorganisasi dilakukan sesuai mekanisme partai dan menjadi bagian dari instruksi DPP maupun DPD PDIP.

Musancab digelar dalam dua sesi dengan total peserta pelantikan mencapai lebih dari 600 orang.

Baca Juga: Sekolah Reguler Terusik Sekolah Rakyat, Dinsos Sukoharjo: Tidak Ada Niat Rebut Murid

“Dari total serentak 12 PAC di 12 kecamatan se Sukoharjo, dibagi dua sesi. Sesi pertama enam kecamatan, sesi kedua enam kecamatan. Total ada 600 orang lebih,” ujar Dahono.

Dahono menambahkan, peremajaan kepengurusan jadi salah satu fokus utama dalam reorganisasi kali ini. 

Tidak hanya memenuhi aturan keterwakilan perempuan minimal 30 persen, PDIP juga mulai memasukkan unsur Gen-Z dalam struktur kepengurusan partai.

Baca Juga: Dosen Predator FEBI UIN Solo Dinonaktifkan, Kembali Ancam Korban Ungkit Nilai Matkul Tidak Lulus

“Di internal kami memang sudah ada wacana pembaharuan dalam bidang pengurusan. Berarti wadah dari Gen-Z pun tertuang di dalam kepengurusan ini. Keterwakilan perempuan gender pun 30 persen kita masukkan sesuai amanah aturan partai yang berlaku,” katanya.

Menurutnya, regenerasi tersebut menjadi langkah penting untuk memperkuat sumber daya manusia partai menghadapi dinamika politik mendatang.

Saat ini, keterlibatan generasi muda dalam kepengurusan PAC mencapai sekitar 30 persen dari total pengurus.

“Dan kita menambah daya SDM kita untuk Gen-Z-nya masuk semua. Generasi mudanya sementara ini baru masuk 30 persen dari total kepengurusan,” lanjutnya.

Sementara itu, Wakil Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bapilu) DPD PDIP Jawa Tengah Joko Sutopo mengatakan, musancab serentak merupakan bagian dari tahapan reorganisasi partai di tingkat kecamatan yang dilakukan di seluruh Jawa Tengah.

“Hari ini kami, PDI Perjuangan Provinsi Jawa Tengah, mengagendakan sebuah tahapan reorganisasi partai di tingkatan musyawarah anak cabang. Artinya struktur kepengurusan di tingkat kecamatan,” ujarnya.

Baca Juga: Dosen UIN Solo Diduga Lecehkan Sejumlah Mahasiswi, Rektor Desak Pelaku Minta Maaf Langsung

Dia menyebut, seluruh tahapan reorganisasi sudah dijadwalkan secara berjenjang. Targetnya, Musancab selesai pada akhir Mei 2026 sebelum dilanjutkan musyawarah ranting tingkat desa pada Juni mendatang.

“Selanjutnya akan agenda terus dilanjutkan dengan musran, musyawarah ranting berarti kepengurusan di tingkat desa itu di bulan Juni minggu ke-2. Dan selanjutnya akan dibentuk kepengurusan di tingkat anak ranting, di tingkat dusun itu di bulan Juni minggu ke-3 dan minggu ke-4,” jelasnya.

Menurut Joko, masuknya unsur Gen-Z dalam kepengurusan bukan sekadar simbol regenerasi, melainkan strategi partai menghadapi komposisi pemilih Pemilu 2029 yang diprediksi didominasi generasi muda.

“2029 nanti menurut data 58 persen mayoritas pemilih Gen-Z. Maka secara otomatis kepengurusan kami, bagian Gen-Z jadi bagian dari seluruh pengurusan kami secara otomatis,” tandasnya. (kwl/nik)

Editor : fery ardi susanto
#musancab #sukoharjo ambekso hari tari sedunia #dpc pdip sukoharjo