RADARSOLO.COM – Antusiasme masyarakat mengikuti Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) jenjang SMP negeri di Kabupaten Sukoharjo tahun ajaran 2026/2027 cukup tinggi.
Hingga Kamis (11/6), jumlah pendaftar tercatat mencapai 8.130 calon siswa dengan mayoritas berasal dari jalur domisili.
Berdasarkan data statistik pendaftaran, jalur domisili menjadi jalur yang paling banyak diminati dengan jumlah 4.226 pendaftar atau 51,98 persen.
Disusul jalur prestasi sebanyak 2.563 pendaftar atau 31,53 persen, jalur afirmasi 1.250 pendaftar atau 15,38 persen, serta jalur mutasi sebanyak 91 pendaftar atau 1,12 persen.
Baca Juga: SPMB SKO Solo Dapat Rapor Merah, DPRD Soroti Data Kelulusan Janggal
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Sukoharjo Havid Danang Purnomo Widodo saat dikonfirmasi mengatakan, proses pelaksanaan SPMB sejauh ini berjalan lancar dan data terus diperbarui secara berkala.
“Proses pendaftaran berjalan dengan baik. Data yang masuk terus kami pantau dan diperbarui secara berkala. Antusiasme masyarakat memang cukup tinggi pada pelaksanaan SPMB tahun ini,” ujar Havid.
Dari sisi jumlah pendaftar, SMP Negeri 1 Sukoharjo menjadi sekolah yang paling banyak diminati dengan 623 anak. Posisi berikutnya ditempati SMP Negeri 1 Kartasura dengan 497 pendaftar, SMP Negeri 1 Gatak sebanyak 456 pendaftar, SMP Negeri 2 Grogol sebanyak 432 pendaftar, dan SMP Negeri 1 Baki dengan 418 pendaftar.
Baca Juga: SPMB 2026 Jalur Afirmasi SD Sepi, Wali Murid Disebut Gagal Paham Kriterianya
Selain itu, SMP Negeri 1 Mojolaban tercatat menerima 411 pendaftar, SMP Negeri 2 Sukoharjo sebanyak 362 pendaftar, SMP Negeri 1 Tawangsari sebanyak 344 pendaftar, SMP Negeri 1 Polokarto sebanyak 333 pendaftar, serta SMP Negeri 2 Mojolaban dengan 304 pendaftar.
Sementara berdasarkan statistik hasil seleksi yang terakhir diperbarui pada Rabu (10/6) pukul 18.45 WIB, jumlah calon siswa yang telah masuk dalam hasil seleksi sementara mencapai 7.926 peserta.
Rinciannya, sebanyak 4.169 peserta atau 52,60 persen diterima melalui jalur domisili, 2.426 peserta atau 30,61 persen melalui jalur prestasi, 1.242 peserta atau 15,67 persen dari jalur afirmasi, dan 89 peserta atau 1,12 persen dari jalur mutasi.
Pada hasil seleksi sementara, SMP Negeri 1 Baki menjadi sekolah dengan jumlah peserta terbanyak yang lolos seleksi, yakni 352 siswa. Selanjutnya SMP Negeri 1 Kartasura dan SMP Negeri 1 Sukoharjo masing-masing sebanyak 320 siswa.
Jumlah yang sama juga tercatat di SMP Negeri 2 Grogol, SMP Negeri 2 Mojolaban, SMP Negeri 2 Gatak, SMP Negeri 3 Kartasura, dan SMP Negeri 1 Grogol.
Havid menegaskan seluruh tahapan SPMB dilakukan secara transparan dan sesuai ketentuan yang berlaku.
Masyarakat juga diminta untuk terus memantau perkembangan hasil seleksi melalui sistem yang telah disediakan.
“Seluruh proses dilakukan secara terbuka dan sesuai aturan. Kami mengimbau masyarakat untuk tetap mengikuti informasi resmi yang disampaikan panitia SPMB sehingga tidak mudah terpengaruh informasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan,” katanya. (kwl/fer)
Editor : fery ardi susanto