RADARSOLO.COM – Jajaran Satlantas Polres Sukoharjo memastikan Youtuber Andra ST, pengemudi supercar McLaren nopol B 331 yang kecelakaan tunggal di Jalan Sukoharjo-Solo, tepatnya di depan Warung Makan Pak Cipto, Kelurahan Telukan, Kecamatan Grogol, Rabu dini hari (8/7) dini hari, tidak berada di bawah pengaruh alkohol.
Polisi juga memastikan saat kejadian Andra ST tidak mongonsumsi obat-obatan terlarang dan dalam kondisi sadar.
Kanit Gakkum Satlantas Polres Sukoharjo IPTU Ardian Harlinanda, mewakili Kasatlantas AKP Doohan Octa Prasetya dan Kapolres AKBP Anggaito Hadi Prabowo mengatakan, berdasarkan keterangan dari Andra ST, kecelakaan terjadi sepulang dari nonton bareng (nobar) Piala Dunia 2026 antara Argentina vs Mesir.
Tak sendirian, Andra ST ditemani konten kreator game Robby Pantjoro yang kebetulan sedang roadhow di Kota Solo, 6-7 Juli 2026.
Baca Juga: Tiga Hari Sebelum Kecelakaan, Youtuber Andra ST Sempat Lunasi Kontrakan Sanggar Yatim Piatu
"Pengemudi berjalan dari arah selatan. Setelah melewati lampu merah, kendaraan melaju ke arah Solo. Dari keterangan pengemudi, ban belakang diduga selip, sehingga mobil sulit dikendalikan. Mobil kemudian oleng ke kiri, lalu menabrak tiang dan pagar dalam kondisi kendaraan masih melaju," ungkap Ardian.
Meski benturan tergolong keras hingga merusak sejumlah fasilitas umum, Ardian menyebut supercar ini tidak melaju dengan kecepatan tinggi.
"Menurut keterangannya, kecepatannya tidak terlalu kencang, masih dalam batas sedang. Namun penyebab pasti kecelakaan masih kami dalami melalui proses penyelidikan," ujarnya.
Hasil pemeriksaan awal, polisi memastikan kondisi pengemudi dalam keadaan sehat.
"Pengemudi dalam keadaan fit, tidak terpengaruh alkohol ataupun obat-obatan yang memengaruhi kesadaran," tegas Ardian.
Akibat kecelakaan ini, Andra ST dan Robby Pantjoro segera dilarikan ke RS Indriati Solo Baru.
Setelah menjalani pemeriksaan medis, Andra ST diperbolehkan pulang karena hanya luka ringan. Sedangkan Robby Pantjoro masih menjalani observasi di rumah sakit.
"Hasil sementara masih kecelakaan tunggal, tetapi proses penyelidikan tetap berjalan," bebernya. (kwl/fer)
Editor : fery ardi susanto