Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan Gaya Hidup Photo

Gempa Bikin Pipa Sumur Dalam Desa Kundern Sukoharjo Rusak, Segera Diperbaiki Untuk Atasi Krisis Air Bersih

Iwan Kawul • Kamis, 9 Juli 2026 | 17:06 WIB
Bupati Sukoharjo Etik Suryani salurkan bantuan air bersih di Desa Kunden, Kecamatan Bulu, Kamis (9/7). (IWAN KAWUL/RADAR SOLO)
Bupati Sukoharjo Etik Suryani salurkan bantuan air bersih di Desa Kunden, Kecamatan Bulu, Kamis (9/7). (IWAN KAWUL/RADAR SOLO)

RADARSOLO.COM – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sukoharjo tak hanya mengandalkan bantuan dropping air bersih untuk mengatasi dampak kekeringan di wilayah selatan.

Solusi jangka panjang juga dipikirkan melalui pembangunan sumur dalam.

Termasuk perbaikan sumur dalam yang rusak, salah satunya di Desa Kunden, Kecamatan Bulu.

Ditemui di sela dropping air bersih di Desa Kunden, Bupati Sukoharjo Etik Suryani mengaku bantuan ini bentuk respons cepat atas laporan dan permintaan warga terdampak kekeringan.

Baca Juga: Sukoharjo Dilanda Tiga Kali Karhutla Dalam Sehari, Luas Lahan Terbakar 13,5 Hektare

Selain itu, pemkab juga menyiapkan langkah permanen dengan mengaktifkan kembali sumur dalam di sana. 

“Gerak cepat menjadi prioritas kami. Begitu ada masyarakat yang membutuhkan, pemerintah langsung turun memberikan bantuan,” kata Etik.

Terkait penanganan darurat, pemkab mengirimkan satu tangki berisi 4.000 liter air bersih di setiap titik distribusi.

Bantuan tersebut juga disalurkan ke wilayah lain yang terdampak kekeringan. Di antaranya Desa Kedungjambal, Kecamatan Tawangsari, dan Desa/Kecamatan Weru.

Baca Juga: Polisi Selidiki Kecelakaan Supercar Yang Dikemudikan Youtuber Andra ST Di Sukoharjo, Pastikan Tidak Terpengaruh Alkohol

Menurut Etik, jumlah bantuan air tidak dibatasi. Pemkab akan terus mengirimkan pasokan sesuai kebutuhan masyarakat.

“Kalau masih kurang, masyarakat tinggal menghubungi kami. Nanti langsung kami kirim lagi. Tidak ada batasan berapa liter. Semuanya menyesuaikan kebutuhan masyarakat,” beber Etik.

Di sisi lain, Etik memastikan pemkab telah menyiapkan perbaikan sumur dalam di Desa Kunden melalui APBD Perubahan 2026.

Sejatinya, sumur itu masih memiliki sumber air, namun tidak berfungsi karena jaringan pipanya rusak.

“Dulu sempat keluar airnya. Tetapi setelah gempa, pipanya tergencet batu sehingga air tidak bisa disedot. Nanti akan kami perbaiki dan dianggarkan pada perubahan tahun ini,” jelas Etik.

Baca Juga: Youtuber Andra ST Beberkan Kronologi Kecelakaan Tunggal Supercar McLaren Bersama Conten Creator Game Robby Pantjoro Di Sukoharjo

Melalui perbaikan ini, pemkab berharap kebutuhan air bersih warga Desa Kunden terpenuhi secara mandiri. Sehingga tidak lagi bergantung pada dropping air setiap musim kemarau tiba.

Etik juga meminta warga tetap tenang dalam menghadapi musim kemarau. “Masyarakat tidak perlu khawatir. Pemerintah akan selalu hadir untuk masyarakat," tegasnya. (kwl/fer)

Editor : fery ardi susanto
#Sumur Dalam #kekeringan #krisis air bersih #sukoharjo #dropping air bersih