RADARSOLO.COM-Rangkaian Estafet Tunas Kelapa (ETK) Kwartir Daerah (Kwarda) Jawa Tengah 2026 resmi tiba di perbatasan Kabupaten Wonogiri dan Sukoharjo, Selasa (1/9/2026).
Bupati Wonogiri Setyo Sukarno menyerahkan cikal kelapa estafet tersebut kepada Plt Bupati Sukoharjo Eko Sapto Purnomo.
Prosesi timbang terima berlangsung khidmat di Tugu Batas Jati Bedug, Desa Punduhsari, Kecamatan Manyaran, Wonogiri.
Baca Juga: Bupati Sragen Sigit Pamungkas Serahkan Tunas Kelapa ke Sekda Karanganyar
Lokasi setempat berbatasan langsung dengan Desa Jatingarang, Kecamatan Weru, Sukoharjo.
Kegiatan ini diselenggarakan sebagai bagian dari peringatan Hari Pramuka ke-65.
Bupati Wonogiri Setyo Sukarno menjelaskan, gelaran ETK bukan sekadar agenda seremonial rutin, melainkan sarana penanaman kembali nilai-nilai perjuangan, kepahlawanan, kebersamaan, disiplin, dan ketangguhan bagi generasi muda.
"Estafet Tunas Kelapa ini mengandung nilai perjuangan yang sangat kuat. Kegiatan ini merupakan bentuk tindak lanjut dari gerak jalan nonstop tunas kelapa yang terinspirasi dari nilai kepahlawanan Jenderal Sudirman," terang Setyo Sukarno, Selasa (1/9/2026).
Menurut Setyo, karakter pantang menyerah, jiwa rela berkorban, disiplin, dan rasa cinta tanah air tetap sangat relevan untuk diteladani di tengah perubahan zaman.
Karena itu, tradisi ETK yang sudah berjalan sejak 1971 perlu terus dilestarikan.
Baca Juga: Proyek Jalan Beloran Dimulai, CFD Sragen Diliburkan Tiga Pekan
Untuk wilayah Wonogiri, ETK sebelumnya diberangkatkan dari Pendopo Kecamatan Manyaran dengan melibatkan tim inti Kwartir Ranting Manyaran yang terdiri dari 61 anggota Pramuka golongan Penegak dan Penggalang.
"Semoga Estafet Tunas Kelapa ini menjadi penyemangat bagi adik-adik Pramuka untuk terus berkarya, berprestasi dan memberikan kontribusi terbaik bagi daerah maupun bangsa dan negara," pangkas Setyo. (al)
Editor : Tri Wahyu CahyonoSumber : Radarsolo.jawapos.com