RADARSOLO.COM – Aksi heroik ditunjukkan Saminem, saat menyelamatkan suaminya, Sumidi saat rumah mereka di Dusun Trayon, Desa Klumprit, Kecamatan Mojolaban, Sukoharjo terbakar hebat, Kamis petang (17/9).
Saminem berhasil menarik tubuh suaminya keluar rumah saat api berkobar.
Sumidi akhirnya selamat dari maut.
Kendati demikian, dia mengalami luka bakar ringan.
Kepala Bidang Damkar Satpol PP Kabupaten Sukoharjo Margono menjelaskan, kebakaran terjadi pukul 18.35 WIB.
Baca Juga: World Cleanup Day Di Sukoharjo, Sampah Harus Dipilah
Tepatnya setelah waktu salat Magrib. Saat kejadian, Sumidi sedang memindah bahan bakar minyak (BBM) dari jeriken ke botol.
Secara tak sengaja BBM tumpah. Tak lama berselang, tiba-tiba api menyala dan dengan cepat membesar.
Saminem yang saat kejadian sedang mengaji di dalam rumah, spontan keluar. Begitu mengetahui suaminya dalam bahaya, Saminem langsung menarik tubuh Sumidi.
Setelah lolos dari maut, Saminem segera berteriak meminta pertolongan warga.
“BBM yang tumpah tiba-tiba menyala. Istri pemilik rumah langsung menarik suaminya keluar dan meminta pertolongan warga,” jelas Margono, Jumat (18/9).
Warga kemudian melaporkan kejadian tersebut ke Damkar Solo, sebelum diteruskan ke Damkar Sukoharjo.
Petugas Damkar Sukoharjo langsung bergerak dan tiba di lokasi pukul 18.48 WIB, atau 11 menit setelah laporan diterima.
“Tidak ada korban jiwa. Pemilik rumah mengalami luka ringan,” imbuhnya.
Sebanyak tiga unit armada pancar dan satu unit armada suplai dikerahkan untuk menjinakkan api.
Baca Juga: Barang Bukti Kasus Korupsi Percada Sukoharjo Rp 590 Juta Disetor Ke Kas Negara
Pemadaman juga dibantu Damkar Solo, Damkar Karanganyar, TNI/Polri, dan relawan.
Api membakar sekitar 54 meter persegi dari total luas bangunan 100 meter persegi. Tingkat kerusakan mencapai 99 persen, dengan estimasi kerugian Rp 200 juta.
Kobaran api juga sempat mengancam rumah di sebelahnya. Beruntung, petugas berhasil mengendalikan api sehingga tidak merembet ke bangunan lain.
“Air yang digunakan untuk pemadaman sekira 20 ribu liter,” urai Margono. (kwl/fer)
Editor : fery ardi susantoSumber : Radar Solo