Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan

Dorong Pertumbuhan Digital, Smartfren Ajak UMKM Manfaatkan Live TikTok untuk Berjualan

Tri wahyu Cahyono • Selasa, 19 September 2023 | 07:48 WIB
Workshop "Rahasia Live Tiktok Tembus 50++ Viewer" di Galeri Smartfren Solo, Senin (18/9/2023)
Workshop "Rahasia Live Tiktok Tembus 50++ Viewer" di Galeri Smartfren Solo, Senin (18/9/2023)

RADARSOLO.COM-Smartfren berkomitmen mendorong pertumbuhan sektor UMKM agar naik kelas. Melalui program unggulan yakni Teman UMKM Indonesia, Smartfren mengajak para pelaku bisnis bertransformasi secara digital.

Salah satunya dengan memanfaatkan media sosial Tiktok sebagai sarana penjualan.

"Karena saat ini TikTok menjadi tren, maka kami dorong UMKM memanfaatkan momentum tersebut. Kami membagikan tips dan trik bagi pelaku UMKM memaksimalkan penjualan lewat live TikTok," ungkap Dani Miftakhul, Head of Community Development CSR dan Public Relation Smartfren Telecom di sela acara Workshop "Rahasia Live Tiktok Tembus 50++ Viewer" di Galeri Smartfren Solo, Senin (18/9/2023).

Transformasi digital di sektor ekonomi, lanjut Dani, adalah salah satu fokus utama pemerintah dalam G20 Indonesia. Sejalan dengan itu, Smartfren turut mendukung program pemerintah melalui 'Gerakan 100 Persen Untuk Indonesia'.

"Ini merupakan pembinaan dalam payung program kami. Dengan melakukan upaya 80 persen edukasi. Seperti workshop literasi digital. Dan 20 persen memberikan solusi teknologi melalui penggunaan produk-produk Smartfren," terangnya.

"Kami memiliki paket kuota data yang pas untuk UMKM. Yaitu kuota 100 GB yang hanya seharga Rp 100 ribu. Itu bisa digunakan kebutuhan UMKM, mulai dari bisnis dan konten berjualan," imbuh Dani.

Selain menawarkan solusi melalui produk, Smartfren turut membuka ruang bagi UMKM melalui Galeri Smartfren.

Seperti memanfaatkannya sebagai ruang membuat konten maupun konsultasi bisnis.

Itu bisa dilakukan para pelaku UMKM yang berlangganan Smartfren secara gratis di Galeri Smartfren Jalan Adi Sucipto No.33, Kecamatan Colomadu, Kabupaten Karanganyar.

"Kenapa menyasar UMKM? Karena menurut data, dari 64 juta UMKM seluruh Indoensia, 80 persen di antaranya belum tersentuh digitalisasi. Inilah komitmen Smartfren untuk menjembatani teman-teman UMKM. Kami menyediakan produk agar UMKM bisa menjalankan bisnisnya dengan mudah," beber Dani.

Saat ini tercatat 2.087 UMKM yang tersebar di 55 kota menjadi binaan Smartfren. Jumlah tersebut diharapkan terus bertambah seiring gencarnya program UMKM Go Digital.

Kepala Dinas Kominfo Kota Surakarta Henny Ermawati mengapresiasi langkah Smartfren dengan program UMKM Go Digital. Pemerintah terbuka terhadap perusahaan swasta untuk mendorong UMKM naik kelas.

"Kami sebagai fasilitator juga giat menggelar literasi digital pada masyarakat. Bukan hanya pada UMKM, tapi seluruh sektor. Sejauh ini lebih dari 2.000 pelatihan literasi digital sudah kami gelar," terang Henny. (ul/wa)

 

Editor : Tri Wahyu Cahyono
#umkm #smartfren #Literasi Digital #TEMAN UMKM INDONESIA