RADARSOLO.COM - Sebuah kejadian tak terduga dialami pengguna iPhone 15 Pro Max gara-gara menggunakan kabel data murah untuk mengisi daya atau charging.
Noisily Marvellous menceritakan pengalamannya saat menggunakan kabel data murahan alias tak berlisensi, iPhone 15 Pro Max miliknya menjadi panas dan rusak. Bahkan jarinya ikut terbakar.
Kejadian itu bermula saat dia membeli iPhone 15 Pro Max seharga Rp 20 juta. Sayangnya, dia justru menggunakan aksesoris berupa kabel data murahan.
Kabel itu meleleh saat dipakai untuk mengisi daya. iPhone 15 Pro Max miliknya pun menjadi rusak.
“Saya tahu iPhone 15 Pro Max menjadi panas. Tetapi setelah digunakan selama sebulan, iPhone saya menjadi sangat panas saat mengisi daya semalaman sehingga benar-benar meninggalkan luka bakar di jari saya," ujar Noisily dalam unggahannya, dilansir dari JawaPos.com.
"Saat saya melepas pengisi daya, sebagian plastiknya meleleh, meninggalkan bekas luka bakar di bodi dan bagian logam port USB-C tersangkut di ponsel,” imbuh dia.
Atas kejadian itu, dia pun menyarankan kepada para pengguna iPhone untuk memakai aksesoris resmi milik Apple.
Atau paling tidak, memilih produk dari mitra resmi Apple yang telah lulus uji kendali mutu perusahaan.
Sebelumnya, Apple pernah melansir publikasi dokumen yang memperingatkan pelanggan agar tak menggunakan pengisi daya atau charger Apple Watch tak bersertifikat.
Penggunaan aksesoris secara sembarangan bisa berakibat serius pada perangkat. Seperti menyebabkan pengisian daya lambat dan muncul bunyi peringatan berulang kali.
Bahkan paling parah, bisa mengurangi masa pakai baterai.
Apple menyatakan, para pemilk perangkat Apple hanya boleh menggunakan pengisi daya buatan Apple.
Atau bisa juga menggunakan pengisi daya yang memiliki sertifikasi Made for iPhone (MFi) dengan sertifikasi dan tanda khusus bertuliskan Made for atau Apple Watch. (jpg/ria)
Editor : Syahaamah Fikria