Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan

5 Alat Elektronik yang Tetap Menyedot Daya Saat Posisi Off, Penyebab Tagihan Listrik Membengka

Nur Pramudito • Selasa, 5 Mei 2026 | 14:38 WIB
Ilustrasi alat elektronik. Alat Elektronik yang Tetap Menyedot Daya Saat Posisi Off, Diam-Diam Bikin Tagihan Listrik Naik. (GEMINI AI)
Ilustrasi alat elektronik. Alat Elektronik yang Tetap Menyedot Daya Saat Posisi Off, Diam-Diam Bikin Tagihan Listrik Naik. (GEMINI AI)

RADARSOLO.COM - Banyak orang mengira mematikan alat elektronik sudah cukup untuk menghentikan konsumsi listrik di rumah. Faktanya, anggapan tersebut tidak sepenuhnya benar.

Ada sejumlah perangkat yang tetap menyedot daya saat posisi off, fenomena yang dikenal sebagai “vampir energi”.

Kondisi ini kerap luput dari perhatian, padahal dampaknya cukup terasa pada tagihan listrik bulanan.

Memahami perangkat mana saja yang diam-diam masih mengonsumsi listrik bisa membantu Anda lebih hemat dalam jangka panjang.

Baca Juga: Buruan Cek! HP 5G Paling Murah di Bawah Rp3 Juta, Lancar Buat Streaming dan Multitasking

Menurut Megan Doser, pemilik dan CEO Doctor Fix It, tidak semua perangkat benar-benar berhenti menggunakan listrik saat dimatikan.

"Vampir energi bukan hanya soal perangkat yang terpasang tapi tidak digunakan," ujarnya.

Ia menjelaskan, perangkat sederhana seperti lampu atau charger tertentu memang tidak menyedot listrik saat dimatikan.

Namun, beberapa alat elektronik modern justru tetap aktif di latar belakang.

Berikut ini lima perangkat yang paling sering menyedot daya saat posisi off:

1. Pemanas Air (Water Heater)

Pemanas air dengan tangki termasuk salah satu penyumbang terbesar konsumsi listrik tersembunyi.

Perangkat ini terus bekerja menjaga suhu air tetap panas sepanjang waktu.

Aaron Adams dari Aaron Services menjelaskan bahwa model lama bahkan bisa bekerja lebih keras akibat endapan dalam tangki.

Tak heran jika konsumsi dayanya bisa mencapai 4.000 watt saat pemanasan, dan tetap tinggi meski standby.

2. Televisi

Televisi modern tetap mengonsumsi listrik meski terlihat mati. Mode standby membuat TV siap menyala dalam hitungan detik.

Menurut Ryan Gregor dari RCG Electrical, TV bisa menarik daya antara 5 hingga 30 watt saat tidak digunakan.

Jika ada beberapa unit di rumah, totalnya tentu berdampak pada tagihan listrik.

3. Microwave

Microwave juga termasuk alat elektronik yang sering tidak disadari tetap aktif.

Meski hanya sekitar 4 watt dalam mode standby, konsumsi ini berlangsung terus-menerus.

Fitur seperti jam digital dan layar yang selalu menyala menjadi penyebab utama perangkat ini tetap menyedot daya saat posisi off.

4. Smart Speaker

Perangkat pintar seperti smart speaker dirancang selalu siaga. Koneksi Wi-Fi, sensor suara, hingga layar membuatnya tetap aktif meski tidak digunakan.

Sebagai contoh, perangkat seperti Amazon Echo tetap menggunakan sekitar 3 watt dalam kondisi standby.

Jumlah kecil ini bisa membesar jika perangkat di rumah cukup banyak.

5. Router Wi-Fi

Router Wi-Fi termasuk perangkat yang hampir tidak pernah dimatikan.

Fungsinya yang menyediakan koneksi internet membuatnya terus bekerja 24 jam.

Tergantung jenisnya, router bisa mengonsumsi hingga 20 watt.

Tanpa disadari, perangkat ini menjadi penyumbang tetap dalam tagihan listrik rumah tangga.

Tips Mengurangi Perangkat yang Menyedot Daya

Agar penggunaan listrik lebih efisien, ada beberapa langkah sederhana yang bisa dilakukan:

Dengan langkah sederhana tersebut, Anda bisa mengurangi kebiasaan perangkat yang tetap menyedot daya saat posisi off, sekaligus menekan lonjakan tagihan listrik setiap bulan.(np)

 

Editor : Nur Pramudito
#alat elektronik #cara hemat listrik #alat elektronik boros listrik #tagihan listrik