Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan

Candi Lawang Boyolali, Keagamaan, dan Sisa Arkeologisnya

Niko auglandy • Sabtu, 2 September 2023 | 05:13 WIB

Candi Lawang berada di Desa Gedangan, Kecamatan Cepogo, Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah. Situs arkeologis ini berada tepat di belakang rumah warga. (NIKKO AUGLANDY/RADAR SOLO)
Candi Lawang berada di Desa Gedangan, Kecamatan Cepogo, Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah. Situs arkeologis ini berada tepat di belakang rumah warga. (NIKKO AUGLANDY/RADAR SOLO)

 

RADARSOLO.COM - Candi Lawang berada di Desa Gedangan, Kecamatan Cepogo, Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah. Situs arkeologis ini berada tepat di belakang rumah warga dan dalam keadaan setengah bagian candi induknya masih tersisa.

Candi Lawang merupakan sebuah kompleks candi yang untuk umat hindu di masa lalu. Teridentifikasi, setelah adanya yoni dan beberapa arca Durga Mahisasuramardini yang masih ada di halaman candi.

Makna Lawang sebagai nama candi muncul karena pengucapan masyarakat sekitar. Di mana bagian yang utuh di atas candi induk adalah bagian pintu. Lawang dalam bahasa Jawa berarti pintu.

Untuk bagian atap dan dinding badan candi kini sudah tak ada lagi. Selain candi induk, di depan candi induk ada beberapa bangunan candi perwara.

Keadaan candi perwara hampir semuanya telah bubrah (hancur) dan hanya menyisakan bagian pondasinya saja.

Di sekitar reruntuhan candi perwara, terdapat beberapa tumpukan batu komposisi candi. Seperti antefik, puncak ratna, komponen relief, hingga lapik arca.

Candi ini diprediksikan dibuat sekira abad ke-9. Sezaman dengan candi-candi yang dibuat di sekitar Gunung Merapi lainnya. Baik di kawasan Boyolali, Magelang, Sleman, ataupun Klaten.

Di sekitar Cepogo sebenarnya masih banyak situs-situs sejarah yang keberadaannya kurang diketahui secara luas. Situs-situs marjinal tersebut antara lain adalah: Candi Sari, Situs Tapak Noto, Situs Cabean Kunti, hingga Situs Sumur Songo.

Semoga untuk kedepannya rekonstruksi untuk candi ini bisa dilaksanakan, agar Boyolali bisa bangga memiliki bangunan candi yang yang utuh dan megah. (nik)

Editor : Niko auglandy
#candi