RADARSOLO.COM - Bagi yang tengah liburan di daerah DKI Jakarta atau beberapa daerah di Jawa Barat, tak ada salahnya untuk mengunjungi kompleks percandian Batujaya di Karawang. Dijamin suasananya tak akan seperti yang ada di kompleks percandingan di Jawa Barat, Jogja, atau di Jawa Timur.
Salah satu candi yang ada di kawasan Batujaya adalah Candi Serut. Lokasi candi ini memang kalah pamor dari Candi Jiwa atau Candi Blandongan, namun kemegahan candi ini masih terada dari sisa rekonstruksi yang masih tersisa.
Jadi tentu cukup layak masuk lis destinasi wisata saat berkunjung ke daerah Karawang. Candi Serut secara geografis berada di Desa Tegalrejo, Kecamatan Batujaya, Kabupaten Karawang, Jawa Barat.
Candi ini masih sama seperti candi lainnya di Kawasan Percandian Batujaya, yaitu memakai bahan baku batu bata kono. Namun dari bentuknya sepertinya berbeda, sebab candi ini memiliki pagar.
Dari sisi bentuk, candi ini sedikit mempunyai kemiripan dengan Candi Blandongan. Kurang jelas bangunan ini dahulu kala digunakan untuk apa.
Kondisi pagar Candi Serut mengalami penyurutan tanah, jadi tidak rata di beberapa bagiannya. Sepertinya dahulu ketika terpendam dalam tanah, pernah terjadi sebuah gempa yang membuat tanahnya menurun kedalam. Situasi ini memabuat pondasi pagar candi ini tak rata kembali.
Di sekitaran Candi Serut terdapat banyak tumpukan batu bata yang mengelilingi candi ini, kemungkinan tumpukan batu bata kuno tersebut merupakan bagian dari sebuah candi. Sayangnya sepertinya susah untuk di rekonstruksi kembali.
Yang paling unik dari beberapa kumpulan tumpukan batu bata kuno tersebut ialah, ada satu tumpuk batu bata yang bercampur dengan beberapa bongkahan batu koral dengan semen. Batu koral dengan semen tersebut termasuk bagian penopang Candi Serut.
Sebenarnya bukan di Candi Serut saja bahan baku batu tersebut berada, di Candi Blandongan juga ada. Hingga saat ini banyak sumber yang meragukan komponen batu ini termasuk komponen pendukung batu bata penompang candi.
Tak jauh dari Candi Serut berdiri terdapat sebuah batu bata yang sedang di susun coba-coba yang bentuknya melingkar. Seperti bentuk sebuah stupa.
Kompleks situs batu jaya memang disinyalir merupakan sebuah kompleks percandian yang beragama budha.
Di beberapa sudut candi serut ini juga ditemukan beberapa lubang penggalian yang di kanan kiri dindingnya menonjol beberapa batu bata, kemungkinan banyak batu bata kuno yang terkubur dan tercecer disana.
Baca Juga: Menjelajahi Candi Planggatan Karanganyar, Reruntuhan Purbakala Unik di Dekat Candi Sukuh
Tak jauh dari Candi Serut berdiri terdapat sebuah sisa pondasi candi yang berukuran kecil, kurang jelas nama unur tersebut, namun kemungkinan unur tersebut masih satu kompleks dengan Candi Serut dan Situs Batujaya. (nik)
Editor : Niko auglandy