RADARSOLO.COM - Tahun 2010 silam, penulis menelusuri sebuah daerah di perbukitan Prambanan. Tujuan utamanya adalah menuju ke Dusun Sumberwatu, Desa Sambirejo, Kecamatan Prambanan, Sleman, DIY. Lokasi yang ingin dijelajahi adalah sebuah situs purbakala bernama Situs Sumberwatu, atau yang akrab disebut Situs Sumur Bandung oleh warga sekitar.
Saat 2010, situs ini hanya sebuah gunukan kecil berisi tumpukan sisa bangunan candi. Leyaknya tepat berada di hamparan perkebunan warga, yang jika ingin masuk ke lokasinya harus melewati sebuah kandang sapi.
Namun tiga tahun berselang semua yang terlihat di situs ini berubah 180 derajat. Sempat mengira bahwa situs ini hanya akan jadi sebuah bongkahan tumpukkan batu yang sangat susah untuk direkontruksi kembali. Ternyata hal ini jauh berbeda dengan kondisi situs ini sekarang.
Seorang investor ingin membuat lingkungan di sekitar situs ini menjadi sebuah Vila, akhirnya membuat situs ini ikut kena imbasnya. Tentu imbas yang terjadi bukan penggusuran, melainkan kembali dibangun seperti ketika bangunan ini pernah kokoh pada zaman dahulu kala.
Baca Juga: Menjelajahi Candi Karangnongko, Pondasi Candi di Klaten yang Menyimpan Banyak Misteri
Ya, ini adalah sebuah pembelian yang cukup positif untuk kelestarian bangunan bersejarah tersebut.
Situs ini kini telah kokoh menjadi sebuah bangunan candi berbentuk stupa yang cukup mempesona. Namun karena saat ini letaknya berada di tengah sebuah villa, tentu saja untuk melihatnya harus meminta izin kepada pihak keamanan di lokasi tersebut.
Sementara itu soal nama Sumur Bandung pada penamaan warga lokal untuk situs itu, ternyata punya cerita yang unik dan menarik yang sudah lama berkembang.
Sumur Bandung melatarbelakangi kisah legenda Bandung Bondowoso yang diveritakan dipendam di dalam sebuah sumur oleh Ratu Boko. Namun dengan kesaktiannya, dia akhirnya berhasil melarikan diri keluar dari sumur tersebut.
Nah, penamaan Situs Sumur Bandung di daerah Prambanan tak hanya di Situs Sumberwatu ini saja. Di Dusun Groyakan di dekat Candi Ijo juga ada bangunan candi yang diberi nama Situs Sumur Bandung.
Di lain sisi Situs Sumberwatu setelah direstorasi, ternyata berbentuk sebuah stupa tunggal berukuran besar. Adwnya banguna stupa sudah bisa dipastikan dahulu kala bangunan ini digunakan u tuk tempat peribadatan umat budha oleh warga Prambanan dan sekitarnya.
Situs ini terbangun dengan berbahan dasar dari batu andersit hingga batu putih. kemungkinan batu-batu ini diambil dari gunung merapi ataupun batu di sekitar bukit Prambanan ini.
Kepemilikan situs ini kini menjadi hak pihak pengelola vila cukup mewah bernama Sumberwatu Heritage. Vila ini sendiri seakan membangun kembali suasana damai di pinggir sebuah bukit indah ini.
Baca Juga: Menjelajahi Situs Candi Kethek Karanganyar, Reruntuhan Arkeologis Unik di Dekat Candi Cetho
Jika ribuan abad lalu pembangunan di situs ini dibangun untuk memberikkan citra damai dalam beribadah, ternyata sat ini kesan mencari kedamaian itu tetap ada. walaupun kini konsepnya sedikit berbeda.
Bangunan Candi Sojiwan hingga Candi Prambanan terlihat jelas dari vila di Situs Sumberwatu. Bahkan untuk melihat sunrise ataupun sunset juga bisa dinikmati dinikmati di titik ini.
Baca Juga: Menjelajahi Candi Planggatan Karanganyar, Reruntuhan Purbakala Unik di Dekat Candi Sukuh
Suasana semakin aduhai, karena pemandangannya adalah hampatan indah kota berbackground Gunung Merapi yang terlihat gagah dari kejauhan.
Sifus Sumberwatu juga berdekatan dengan situs arkeologis lainnya, seperti Situs Pura Dharma Shanti, Situs Lingga Sumberwatu, Situs Arca Budha, Situs Arca Ganesa, Candi Miri, Candi Dawangsari dan Candi Barong. (nik)