Soto Gerabah Bu Yayun, Hidden Gem Kuliner di Pengging Boyolali yang Selalu Laris Manis
Nur Pramudito• Minggu, 14 September 2025 | 19:22 WIB
Soto Gerabah Bu Yayun di Pengging Boyolali, sajikan kuah khas dalam gerabah, menu lengkap, harga ramah, selalu laris manis.
RADARSOLO.COM – Jika Anda sedang berburu kuliner unik di Boyolali, Soto Gerabah Bu Yayun di Pengging, Banyudono wajib dicoba.
Warung ini menghadirkan pengalaman berbeda dengan menyajikan soto dalam wadah gerabah tanah liat, sehingga kuahnya terasa lebih gurih, segar, dan aromanya khas.
Sajian ini jelas berbeda dari soto pada mangkuk biasa, membuat pelanggan penasaran dan selalu kembali.
Kuah sotonya kaya rempah, berpadu dengan suwiran ayam atau daging sapi yang lembut.
Sejak pertama suapan, suasana tradisional langsung terasa, seakan membawa pengunjung ke masa lalu ketika warung ini pertama kali berdiri.
Berlokasi di Desa Ngaru-Aru, Kecamatan Banyudono, Boyolali, warung ini menawarkan pemandangan khas pedesaan karena berada tepat di pinggir sawah.
Angin sepoi-sepoi menambah kenyamanan saat menikmati hidangan hangat.
Dua bangunan pendopo bergaya klasik Jawa juga menambah keunikan tempat ini.
Sisi selatan digunakan sebagai warung utama sekaligus area duduk, sementara pendopo di utara sering difungsikan untuk arisan atau kumpul santai keluarga dan teman.
Menu yang ditawarkan pun lengkap, lebih dari 20 pilihan. Selain Soto Gerabah sebagai andalan, tersedia Selat Solo, Timlo, Garang Asem, Iga Bakar, Sop Iga, serta olahan ayam, bebek, lontong sayur, pecel lele, dan gado-gado.
Variasi ini menjadikan Soto Gerabah Bu Yayun tak hanya favorit pecinta soto, tapi juga keluarga yang ingin makan bersama dengan pilihan lengkap.
Harga di warung ini sangat ramah di kantong. Seporsi Nasi Soto Gerabah dibanderol Rp 10 ribu, Sop Iga Rp 35 ribu, dan menu lain berkisar Rp 10–30 ribu.
Warung buka setiap hari pukul 08.00–16.00 WIB.
Tidak heran jika Soto Gerabah Bu Yayun selalu laris manis dan menjadi tujuan wajib bagi pecinta kuliner di Boyolali.(mg2/np)