Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan

Menikmati Tempat Wisata Baru di Waduk Cengklik Park

Damianus Bram • Senin, 17 Januari 2022 | 01:41 WIB
FULL COLOR: Salah satu wahana Waduk Cengklik Park yang bisa memanjakan mata pengunjung. (RIZAL HASIM/RADAR SOLO)
FULL COLOR: Salah satu wahana Waduk Cengklik Park yang bisa memanjakan mata pengunjung. (RIZAL HASIM/RADAR SOLO)
BOYOLALI - Kawasan Waduk Cengklik, Ngemplak, Boyolali mulai dikembangkan untuk sektor pariwisata. Warung yang berada di pinggir waduk ditata, selain itu muncul sejumlah objek wisata baru yang menarik.

Salah satu wisata tersebut adalah Waduk Cengklik Park (WCP). Ada berbagai wahana anak dan dewasa yang layak dicoba. Mulai dari bioskop tiga dimensi, monorill, sky merry, kiddy boat, rumah terbalik, labirin kaca dan sebagainya. Selain itu ada baju adat Jawa dan beberapa negara lain yang bisa dicoba.

Tiket masuknya cukup terjangkau. Bisa mencoba per wahana atau dengan tiket terusan. Selain itu pengunjung juga dimanjakan dengan puluhan spot foto. Seperti taman sakura, taman bunga, sarang burung, dan kampung lampion. Pengunjung bisa mengeksplor berbagai lokasi di lahan seluas 1,9 hektare tersebut. ”Ada pula tempat penginapan dan pernikahan,” jelas Supervisor WCP, Seno Susilo, kemarin (14/1).

Photo
Photo
INSTAGRAMABLE: Pengunjung bisa berfoto di taman Sakura layaknya di negara Jepang. (RIZAL HASIM/RADAR SOLO)

Tak hanya menonjolkan berbagai wahana yang asyik, pihaknya juga menggandeng 15 usaha mikro kecil menengah (UMKM) untuk mengisi food court. Berbagai makanan ringan hingga berat bisa dinikmati. Seperti bakso, ayam goreng, telur gulung, cumi dan gurita panggang, es krim, dan lainnya.

Seno menjelaskan, WCP dibangun secara bertahap sejak 2019 lalu. Meski dibuka perdana di masa pandemi, antusias pengunjung tidak surut. Saat hari kerja, pengunjung berkisar 300 - 350 orang tiap harinya. Sedangkan di akhir pekan bisa mencapai ribuan orang. Tak hanya dari Boyolali, pengunjung kebanyakan berasal dari luar kota.

”Kami juga menerapkan protokol kesehatan secara ketat. Pengunjung wajib mengenakan masker, kemudian dilakukan pengukuran suhu, scan PeduliLindungi dan hand sanitizer. Tiap spot foto selalu disediakan tempat cuci tangan. Kami juga mebyediakan ruang isolasi sementara jika ada pengunjung yang sakit. Sampai saat ini belum ada yang sampai diisolasi,” jelasnya.

Untuk menghindari kerumunan, pihaknya juga menerapkan booking online. Pengunjung juga diarahkan menghindari kunjungan di akhir pekan. Karena berpotensi ramai kunjungan. Pemecahan kunjungan di hari kerja dinilai efektif untuk mengurangi kerumunan. Meski prokes sudah diterapkan, WCP tetap mengantisipasi sejak dini.

Bagi pembaca yang ingin berkunjung, WCP dibuka setiap hari. Untuk hari kerja dan Minggu dibuka pukul 08.30 -18.00. Hal tersebut sesuai aturan selama PPKM di masa pandemi. Sedangkan pada Sabtu dibuka mulai pukul 08.30 -21.00. Pada akhir pekan ini pengunjung bisa menikmati kampung lampion di setiap sudut WCP.

”Wahana kami friendly untuk segala usia. Dari anak-anak sampai dewasa. Apalagi kami memiliki banyak spot foto gratis di tiap sudutnya,” tandasnya. (rgl/adi) Editor : Damianus Bram
#Waduk Cengklik #WCP #waduk cengklik park #Taman Waduk Cengklik