RADARSOLO.COM - Tak hanya kaya akan hamparan kebun teh, kawasan Kemuning, Ngargoyoso, Karanganyar kini dilengkapi wahana kebun binatang mini.
Ya, jika berwisata ke Kemuning, Ngargoyoso, Karanganyar, pastinya yang terbayang pertama kali adalah hamparan kebun teh di lereng Gunung Lawu.
Tapi di luar dugaan, di tengah kebun tersebut terdapat kebun binatang mini yang cocok untuk piknik anak-anak.
Ya, tempat tersebut tak lain adalah Taman Satwa Kemuning. Taman ini dibangun anggota karangtaruna desa setempat. Lokasinya sebelum wisata bukit paralayang di Desa Segorogunung.
Tidak hanya menyuguhkan berbagai macam burung, reptil maupun mamalia, tapi kawasan ini juga lengkap dengan wahana permainan bagi anak. Mulai dari flying fox serta kolam air.
Berdasarkan penelusuran RadarSolo.com, ada sekitar 35 jenis hewan koleksi taman tersebut.
Mulai dari unggas, burung, maupun reptil. Di antaranya burung hantu, burung kakaktua, ayam hutan, burung merpati, merak biru India, musang albino, kucing bengal, rusa totol.
Kemudian berbagai jenis kambing, kelinci, kobra India, iguana albino, kura-kura sulcata, kura-kura Brasil, yellow anaconda, python reticulatus albino lavender, python reticulatus albino karamel, kadal red tegu, dan lainnya.
Disini, pengunjung juga dapat berinteraksi langsung dengan satwa. Tapi juga harus didampingi untuk menjaga keamanan dan keselamatan pengunjung atau satwa itu sendiri.
Taman Satwa Kemuning juga menyediakan pakan hewan dengan harga Rp 5.000, jadi para wisatawan bisa berinteraksi dengan hewan dengan memberi pakan pada mereka.
Selain itu, wisatawan juga bisa berfoto dengan hewan-hewan seperti burung hantu, ular piton atau hewan lainnya.
Sebagai informasi, harga tiket masuk (HTM) Taman Satwa Kemuning sangat terjangkau yaitu, HTM Weekdays Rp 10.000 dan HTM Weekend : Rp 15.000.
Tidak hanya hewan saja. Disini, wisatawan juga bisa mencoba memanah. Taman Satwa Kemuning menyediakan alat memanah yang bisa disewa oleh pengunjung. Dengan biaya Rp 5.000, wisatawan sudah bisa memanah.
Untuk kedepannya, Taman Satwa Kemuning juga akan menyediakan Camping Ground, jadi wisatawan bisa mendirikan tenda di dalam area yang ditentukan. (dam)
Editor : Damianus Bram