Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan

Ini Dia 7 Umbul di Klaten yang Layak untuk Dikunjungi

Damianus Bram • Senin, 6 Januari 2025 | 19:21 WIB
RINDANG: Wisatawan berenang di Umbul Kapilaler, Desa Karanglo, Kecamatan Polanharjo.
RINDANG: Wisatawan berenang di Umbul Kapilaler, Desa Karanglo, Kecamatan Polanharjo.

RADARSOLO.COM - Klaten dikenal sebagai salah satu Kabupaten di Jawa Tengah yang memiliki segudang wisata air. 

Bahkan kabupaten yang berada di dekat Kota Solo dan Jogjakarta ini dikenal sebagai surganya objek wisata air.

Wisata air di Klaten menyuguhkan sensasi berenang atau bermain air di sumber mata air alami, yang oleh masyarakat jawa kerap disebut umbul.

Sebagai informasi, umbul adalah sumber mata air yang muncul secara alami dari dalam tanah.

Nah, Klaten sendiri adalah kabupaten yang dijuluki sebagai kota 1001 umbul. Pasalnya disini ada banyak umbul dan berkembang menjadi destinasi wisata.

Berikut ini 7 umbul favorit yang ada di Klaten: 

1. Umbul Pelem

Umbul Pelem di Desa Wunut, Kecamatan Tulung, Kabupaten Klaten menjadi salah satu destinasi wisata favorit.

Salah satu keistimewaan Umbul Pelem adalah kolam renangnya yang bersumber mata air alami.

Tanpa adanya kaporit, pengunjung yang berenang di Umbul Pelem akan terasa menyegarkan.

Sumber air Umbul Pelem berasal dari kolam kecil yang lokasinya masih satu kompleks dengan Umbul Pelem.

Pemerintah Desa Wunut mengembangkan wisata Umbul Pelem secara bertahap menggunakan dana desa mulai 2016. Lalu dilanjutkan pada 2017, dengan anggaran secara keseluruhan sekira Rp 2 miliar.

Kemudian ditambah sarana-prasarana penunjang dilahan seluas sekira 1 hektare hingga akhirnya dibuka untuk umum pada 2018.

Kini terdapat satu kolam dewasa dengan kedalaman 1,5 meter-2 meter. Tiga kolam renang anak-anak dengan kedalaman 0,2 meter sampai 1 meter. Termasuk waterboom, perosotan, flying fox, terapi ikan, hingga resto.

2. Umbul Ponggok

Umbul Ponggok ini lokasinya berada di Jalan Delanggu- Polanharjo, Ponggok, Kecamatan Polanharjo, Kabupaten Klaten.

Umbul Ponggok ini memiliki ikon wisata bawah air yang memiliki spot foto Instagramable di dalamnya.

Keunikan Umbol Ponggok adalah dasar kolam berupa bebatuan dan pasir serta berisi berbagai jenis ikan.

Menariknya, meski dipenuhi ikan, air di Umbul Ponggok tidak bau amis karena air disana terus mengalir.

Wisatawan yang masuk ke dalam kolam bisa menemui beberapa properti foto menarik, seperti motor klasik C70, sepeda onthel, meja makan, kursi santai, televisi, hingga laptop.

Selain berfoto bersama ikan dan beberapa properti, wisatawan juga bisa snorkeling dan diving di Umbul Ponggok.

Untuk menikmati pesona wisata air di Umbul Ponggok, wisatawan hanya perlu merogoh kocek Rp15.000 untuk tiket masuknya.

Kemudian untuk jam operasionalnya, tempat ini dibuka dari pukul 08.00-16.00 setiap weekday dan jam 08.00-17.00 setiap weekend.

3. Umbul Sigedang

Umbul Sigedang ini lokasinya berada di Dusun Ponggok, Desa Ponggok, Kecamatan Polanharjo, Klaten.

Sebagai informasi, sumber mata air Umbul Sigedang juga digunakan oleh satu satu perusahaan Air Minum Dalam Kemasan (AMDK) ternama di Indonesia.

Air di Umbul Sigedang diklaim memiliki kandungan mineral tertinggi kedua di Indonesia.

Jadi di Umbul Sigedang, wisatawan bisa merasakan sensasi berenang di kolam yang berisikan 1.001 galon air mineral. Hal ini yang menjadi salah satu daya tarik tersendiri.

Umbul Sigedang memiliki kedalaman sekira 80 sentimeter, sehingga cocok bagi anak-anak. Ada pula wahana bola voli di umbul tersebut.

Selain itu, ada sejumlah titik pancuran air yang bisa dimanfaatkan. Termasuk terapi ikan berisi ratusan ikan kecil.

Harga tiket masuk hanya Rp 10.000 per orang. Umbul Sigedang ini buka setiap hari, dari pukul 08.00-17.00.

4. Umbul Kapilaler

Setelah puas menikmati segarnya Umbul Sigedang, wisatawan bisa bergeser ke Umbul Kapilaler yang letaknya bersebelahan.

Menariknya, meski bersebelahan Umbul Kapilaler ini berada di desa yang berbeda dengan Umbul Sigedang. Umbul Kapilaler berada di Desa Karanglo, Kecamatan Polanharjo.

Dari Umbul Sigedang, wisatawan cukup melangkahkan kaki beberapa meter dipastikan sudah sampai ke Umbul Kapilaler.

Lokasinya cukup teduh dan sejuk karena umbulnya tepat di bawah pohon beringin yang tumbuh menjulang tinggi.

Umbul Kapilaler ini cocok bagi pengunjung dewasa. Karena memiliki kedalaman yang bervariasi mulai dari 150 cm hingga 180 cm. Ditunjang lingkungan alamnya yang masih asri dan tetap terjaga.

Sambil menikmati kuliner yang disediakan seperti gorengan, paket nasi hingga aneka minuman. Umbul Kapilaler sendiri buka setiap hari pada pukul 08.00-17.00.

Harga tiket masuk cukup Rp 10.000 per orang.

5. Umbul Tirto Pawitro Sari

Umbul Tirto Pawitro Sari yang berada di Desa Gedaren, Kecamatan Jatinom punya keunikan tersendiri. Yakni terdapat petilasan Pakubuwono (PB) X Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat.

Umbul ini juga biasa disebut Umbul Gedaren. Lokasinya tak jauh dari kantor desa setempat.

Menariknya, bagian tepi dari kolam pada umbul tersebut terdapat prasasti batu tempat semedi PB X Kasunanan Surakarta Hadiningrat.

Pada Umbul Gedaren itu memang terdapat kolam berukuran sekira 17 meter x 60 meter, airnya begitu jernih.

Ada pun kedalamannya bervariasi mulai dari 1,5 meter hingga 2 meter. Limpasan dari air umbul tersebut juga digunakan warga setempat untuk mencuci tikar maupun karpet masjid.

Meski begitu, lokasi untuk berenang bagi wisatawan dan kegiatan mencuci berada di tempat terpisah.

Tak ada tiket masuk alias gratis untuk berenang di Umbul Gedaren yang dikelilingi pepohonan ini.

Wisatawan cukup membayar parkir untuk sepeda motor sebesar Rp 3.000 dan mobil Rp 10.000

6. Umbul Jolotundo

Umbul Jolotundo ini terletak di Desa Jambeyan, Kecamatan Karanganom, Kabupaten Klaten. Umbul ini kerap dijadikan jujukan terapi saraf kejepit hingga stroke.

Sebagai informasi, umbul yang ada di pinggir Jalan Klaten-Jatinom itu kini berubah wajah setelah dikelola oleh Pemkab Klaten secara penuh pada tahun ini.

Pemerintah memberikan sentuhan modern dengan berbagai rehab dan pengembangan pada sejumlah fasilitas penunjangnya.

Meski begitu, untuk kolam dengan air alaminya masih tetap dipertahankan hingga saat ini.

Objek wisata air alami Umbul Jolotundo ini buka setiap hari sejak pukul 05.00 dengan harga tiket masuk Rp 5.000 per orang.

Pada waktu pagi umbul biasanya didominasi pengunjung para lansia yang hendak untuk terapi. Tentunya datang dengan berbagai keluhan yang dirasakan hingga berharap untuk sembuh.

Mereka melakukan berbagai gerakan atau aktivitas berenang di dalam kolam. Rata-rata terapi selama satu jam menyesuaikan daya tahan tubuh masing-masing.

Kegiatan terapi itu dilaksanakan secara rutin hingga merasakan ada perubahan pada tubuhnya.

Mereka yang datang untuk terapi didominasi pengunjung dari Kota Klaten serta kabupaten sekitarnya. Aktivitas terapi di Umbul Jolotundo biasanya berlangsung dari pukul 05.00-08.00.

Selanjutnya, pengunjung akan didominasi oleh anak-anak hingga orang dewasa untuk berenang di kolam dengan kedalaman sekitar 50 sentimeter hingga 3 meter itu.

7. Umbul Kroman

Baca Juga: Ini Dia 3 Rekomendasi Tempat Wisata di Karangpandan, yang Cocok Mengisi Libur Nataru

Umbul Kroman di Desa Mranggen, Kecamatan Jatinom. Suasananya masih alami berupa pepohonan dan tebing yang menjulang tinggi.

Umbul Kroman luasnya sekitar 50 meter persegi. Airnya begitu jernih hingga bagian dasarnya terlihat jelas.

Umbul Kroman saat ini tengah menjadi daya tarik wisatawan untuk berkunjung. Sekalipun lokasinya tersembunyi, tetapi banyak wisatawan yang ingin berenang di sana.

Sekitar umbul memang cukup rindang karena ditumbuhi pohon bibis yang begitu rimbun.

Meski begitu, terik sinar matahari masih bisa tembus di antara sela-sela hingga air umbul menjadi kebiru-biruan karena adanya pantulan tersebut.

Ditambah airnya yang begitu jernih menjadikan gelembung air dari dasar umbul pun terlihat jelas.

Kedalaman umbul ini sekitar 50 centimeter hingga 70 centimeter. Sehingga aman untuk berenang anak-anak.

Menariknya, disini ada mitos yang berkembang dan diyakini masyarakat sekitar Umbul Kroman sampai saat ini.

Bahwa warga yang baru pertama kali datang serta berenang di umbul tersebut akan terlihat cantik maupun bersih. Termasuk memiliki aura yang lebih bersinar dari sebelumnya. (dam)

Editor : Damianus Bram
#umbul kapilaler #Umbul Tirto Pawitro Sari #wisata air #klaten #Umbul Ponggok #umbul sigedang #umbul pelem #umbul jolotundo #Umbul Kroman