RADARSOLO.COM – Libur panjang akhir pekan alias long weekend Hari Kenaikan Yesus Kristus 2025 bisa jadi momen sempurna untuk melarikan diri sejenak dari hiruk-pikuk kota dan mencari ketenangan di tengah alam.
Kabupaten Karanganyar menawarkan serangkaian permata tersembunyi yang siap menyegarkan jiwa dan raga.
Dikenal sebagai daerah di lereng Gunung Lawu yang kaya akan keindahan alam, Karanganyar menyimpan banyak air terjun rahasia yang belum banyak dijamah wisatawan.
Jauh dari keramaian, hidden gem ini menawarkan suasana asri, udara pegunungan yang sejuk, dan gemericik air yang menenangkan, sangat pas untuk sesi healing atau sekadar melepas penat.
Berikut lima air terjun tersembunyi paling memukau di Karanganyar yang mungkin belum banyak orang tahu.
Dari kejernihan air hingga jalur trekking yang menantang, setiap destinasi menjanjikan pengalaman liburan yang tak terlupakan di long weekend ini.
1. Air Terjun Dung Aron: Kolam Alami di Balik Perkebunan Karet
Salah satu permata alam yang masih tersembunyi di Karanganyar adalah Air Terjun Dung Aron.
Berlokasi di Dusun Banaran, Desa Seloromo, Kecamatan Jenawi, air terjun ini menawarkan pengalaman wisata alam yang menenangkan, jauh dari keramaian khas perkotaan.
Keindahan alaminya memikat siapa pun yang mendambakan suasana hutan tropis yang sunyi.
Air jernih Dung Aron mengalir deras dari ketinggian, membentuk kolam alami di bawahnya yang sangat menggoda untuk berenang.
Pengunjung bisa merasakan kesegaran air yang mengalir di antara batu-batu besar, menciptakan harmoni sempurna dengan alam.
Perjalanan menuju lokasi cukup menantang sekaligus menyenangkan.
Pengunjung akan menyusuri jembatan bambu dan jalan setapak di antara perkebunan karet yang rindang, disuguhi pemandangan persawahan hijau.
Disarankan menggunakan kendaraan pribadi dan tetap berhati-hati karena jalur menurun dan licin saat musim hujan.
2. Air Terjun Suren: Pesona Deras di Tengah Kebun Teh Kemuning
Bagi Anda yang mencari kesejukan dan ketenangan di tengah hamparan hijau kebun teh, Air Terjun Suren adalah jawabannya.
Berada di lereng Gunung Lawu, tepatnya di Dusun Suren, Desa Segorogunung, Kecamatan Ngargoyoso, air terjun ini menjanjikan pesona alam yang masih alami dan menawan.
Udara pegunungan yang sejuk menjadikan lokasi ini ideal untuk relaksasi.
Meski tidak terlalu jauh dari jalan utama, Air Terjun Suren menyajikan panorama dramatis dengan ketinggian sekitar 50 meter.
Aliran airnya sangat deras, terutama saat musim penghujan, jatuh indah ke sungai kecil yang diapit bebatuan besar.
Suasana di sekitarnya semakin dipercantik dengan pepohonan rimbun dan kicauan burung, menciptakan harmoni alam yang menyejukkan pandangan dan jiwa.
Ini adalah tempat sempurna untuk healing, melarikan diri dari hiruk-pikuk kota.
3. Air Terjun Basecamp Tambak Berjo: Sunrise Memukau di Lereng Lawu
Tersembunyi di tengah rimbunnya lereng Gunung Lawu, Air Terjun Basecamp Tambak Berjo menawarkan keindahan alam yang belum banyak diketahui wisatawan.
Berlokasi di Dusun Berjo, Kecamatan Ngargoyoso, air terjun ini adalah destinasi wajib bagi pecinta alam dan petualang.
Keistimewaan Air Terjun Basecamp Tambak Berjo tidak hanya pada aliran airnya, tapi juga pada pemandangan alam yang menyelubungi kawasan tersebut.
Terutama di pagi hari, pengunjung bisa menikmati keindahan sunrise dari ketinggian, menambah daya tarik bagi mereka yang ingin menikmati suasana tenang dan damai.
Meski belum sepopuler destinasi lain, air terjun dengan debit air cukup deras ini sangat menenangkan.
Untuk mencapainya, pengunjung akan melewati perjalanan menantang melintasi area persawahan dan perkebunan warga, menambah sensasi petualangan.
4. Air Terjun Jumog Putri: Keindahan Tersembunyi di Pinggir Jalan Tawangmangu
Selain Air Terjun Grojogan Sewu yang populer, Tawangmangu juga memiliki Air Terjun Jumog Putri yang asri namun masih jarang dikunjungi.
Menariknya, air terjun ini sebenarnya dapat terlihat dari sisi pinggir jalan raya Tawangmangu.
Tepatnya di area hutan Gondosuli, Kecamatan Tawangmangu.
Meski ada petunjuk lokasinya, banyak wisatawan yang belum menyadari keberadaan akses menuju air terjun ini.
Karena belum populer dan kurang promosi, Air Terjun Jumog Putri kebanyakan didatangi oleh pecinta alam atau wisatawan yang mengikuti tur jip.
Saat musim hujan, aliran airnya sangat deras, jernih, dan dingin.
Bebatuan di Air Terjun Jumog Putri juga aman untuk diinjak, memungkinkan pengunjung berfoto langsung di aliran air.
Di bagian atas, tersedia gazebo yang menghadap langsung ke aliran air, menyajikan panorama indah.
Keistimewaan lainnya adalah akses jalan menuju air terjun yang mudah dijangkau oleh siapa saja, cocok untuk kunjungan yang santai.
5. Air Terjun Bidadari: Pesona Tersembunyi di Balik Keseruan Tenggir Park
Bagi yang mencari hidden gem di area wisata populer, Air Terjun Bidadari adalah jawabannya.
Berada tak jauh dari Candi Sukuh, tepatnya di balik keseruan Tenggir Park di Ngargoyoso, Karanganyar, air terjun ini adalah permata alami yang belum banyak dijamah wisatawan.
Dengan mengikuti papan petunjuk bertuliskan "Air Terjun Bidadari" di dalam area Tenggir Park, pengunjung akan dibawa menuju kecantikan alam yang masih perawan.
Perjalanan menuju Air Terjun Bidadari membutuhkan sedikit effort dengan menyusuri jalan setapak yang aman, namun bisa licin saat basah.
Pemandangan alam di sekitarnya yang indah akan menemani perjalanan pengunjung.
Air terjun ini terlihat sangat cantik, dengan air yang mengalir deras di antara pepohonan rimbun dan tanaman hijau.
Suasana yang sepi, air jernih dan segar, serta hawa dingin khas pegunungan menjadikannya tempat ideal untuk healing, melepas kepenatan, dan jauh dari keramaian. (mg8/ria)
Reporter: Siti Fatimah
Editor : Syahaamah Fikria