RADARSOLO.COM - Saat Idul Adha, stok daging kambing di rumah biasanya melimpah. Selain diolah menjadi sate, gulai, atau tongseng, ada satu kuliner khas Solo yang tak kalah menggoda untuk dicoba, yakni tengkleng kambing.
Hidangan legendaris dari Kota Bengawan ini terkenal dengan cita rasa gurih, manis, dan kaya rempah.
Berbeda dengan gulai yang menggunakan banyak santan, tengkleng memiliki kuah yang lebih ringan, namun tetap kaya rasa karena bumbu yang meresap hingga ke sela-sela tulang dan daging kambing.
Tengkleng biasanya menggunakan bagian iga dan tulang kambing yang masih menyisakan daging.
Sensasi menikmati daging yang menempel pada tulang menjadi daya tarik tersendiri bagi para pecinta kuliner tradisional. Tak heran jika tengkleng selalu menjadi menu favorit saat momen Idul Adha maupun acara keluarga.
Bagi yang masih ragu mengolah daging kambing karena khawatir berbau prengus, ada trik sederhana yang bisa dilakukan.
Sebelum dimasak, lumuri daging dengan parutan nanas selama beberapa saat agar teksturnya lebih empuk dan aroma khas kambing berkurang.
Selain itu, jika tangan masih berbau setelah mengolah daging, gosokkan garam, irisan lemon, atau bubuk kopi ke telapak tangan sebelum dibilas menggunakan sabun.
Berikut resep tengkleng kambing khas Solo yang bisa dicoba di rumah.
Resep Tengkleng Kambing Khas Solo
Bahan Utama:
- 700 gram iga kambing muda
- 100 gram nanas parut
- 3 cm lengkuas, memarkan
- 3 lembar daun jeruk
- 4 butir kapulaga
- 1 butir bunga lawang
- 5 butir cengkih
- 1 sendok teh kaldu sapi
- 100 ml kecap manis
- 300 ml air
- 3 buah tomat hijau, belah dua
- 8 buah cabai rawit utuh
- 3 sendok makan minyak samin untuk menumis
Bumbu Halus:
- 8 butir bawang merah
- 4 siung bawang putih
- 7 buah cabai rawit merah
- 3 butir kemiri
- 2 cm jahe
- 2 cm kunyit
- 1 sendok makan ketumbar
- 1 sendok teh merica putih bubuk
- ½ sendok teh garam
Cara Memasak:
Langkah pertama, lumuri seluruh permukaan iga kambing dengan nanas parut hingga merata.
Diamkan selama kurang lebih 40 menit agar daging menjadi lebih empuk. Setelah itu bilas dengan air bersih dan tiriskan.
Panaskan minyak samin dalam wajan. Tumis bumbu halus bersama lengkuas, daun jeruk, kapulaga, bunga lawang, dan cengkih hingga benar-benar harum dan matang.
Masukkan potongan iga kambing, lalu aduk hingga seluruh bagian daging terbalut bumbu secara merata. Proses ini penting agar cita rasa rempah lebih meresap ke dalam daging.
Baca Juga: Teks Khutbah Idul Adha 2026: Kurban, Indahnya Berbagi dan Menebar Kepedulian untuk Sesama
Selanjutnya tambahkan kaldu sapi, kecap manis, dan air. Aduk rata hingga mendidih. Setelah kuah mulai mendidih, kecilkan api dan masak perlahan agar bumbu meresap sempurna.
Masukkan cabai rawit utuh dan tomat hijau. Lanjutkan memasak hingga daging iga kambing benar-benar empuk dan kuah sedikit menyusut.
Jika daging sudah empuk dan aroma rempah semakin kuat, angkat tengkleng dan sajikan selagi hangat.
Baca Juga: Sengaja Pilih Lokasi Sepi, Polisi Buru Pembuang Bayi Perempuan di Sidoharjo Sragen
Tengkleng kambing paling nikmat disantap bersama nasi putih hangat, sambal, dan kerupuk.
Perpaduan kuah gurih manis, aroma rempah yang khas, serta daging kambing yang empuk dijamin membuat siapa saja sulit berhenti menyantapnya.
Menu khas Solo ini bisa menjadi alternatif menarik untuk mengolah daging kurban agar tidak bosan dengan sate atau gulai. Selain lezat, tengkleng juga menghadirkan cita rasa tradisional yang selalu dirindukan para pencinta kuliner Nusantara.
Editor : Niko auglandy