Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan

Bupati Setyo Sukarno Buka Wonogiri Expo, Perlebar Ruang Ekonomi Masyarakat

Iwan Adi Luhung • Kamis, 15 Mei 2025 | 20:25 WIB
Bupati Wonogiri Setyo bersama Wabup Imron Rizkyarno memantau stand yang ada di Wonogiri Expo, Kamis (15/5/2025).
Bupati Wonogiri Setyo bersama Wabup Imron Rizkyarno memantau stand yang ada di Wonogiri Expo, Kamis (15/5/2025).

RADARSOLO.COM-Setelah tertunda satu hari, Wonogiri Expo di Alun-alun Giri Krida Bakti Wonogiri resmi dibuka oleh Bupati Wonogiri Setyo Sukarno, Kamis (15/5/2025).

Dalam gelaran yang merupakan rangkaian Hari Jadi ke-284 Wonogiri itu diharapkan membuka ruang ekonomi dan meningkatkan perekonomian Wonogiri.

Bupati Setyo bersama Wakil Bupati (Wabup) Imron Rizkyarno, jajaran forkompimda dan organisasi perangkat daerah (OPD) turut memantau stand-stand yang ada di sana.

"Melihat potensi yang ada, sangat terbuka peluang pengembangan UMKM di Wonogiri," ujar Setyo.

Dengan adanya perkembangan teknologi, imbuh Setyo, pemasaran produk juga harus mengikutinya.

Para pelaku UMKM kini bisa memasarkan produknya lewat berbagai platform yang ada.

"Kita punya program ekonomi kreatif. Harapannya biss memberikan dampak ke pelaku UMKM agar mereka berinovasi dengan pemasarannya," beber Setyo.

Bimbingan siap diberikan kepada pelaku UMKM oleh dinas terkait.

Itu supaya nilai barang seperti bambu misalnya, bisa bertambah dengan dengan dibuat kerajinan.

Bupati juga menilai, potensi yang dimiliki Wonogiri sangat tinggi.

Stimulus juga pernah diberikan kepada pelaku UMKM seperti bagi perajin bambu di Kecamatan Giritontro beberapa waktu lalu.

"Bahan baku bambu ada. Perajin tas juga ada ternyata yang ekspor. Kita lihat seperti tidak ada pabrik, tapi ternyata sampai ekspor," beber bupati.

Baca Juga: Lagi Cari Kerja? Segera ke Job Fair di MPP Wonogiri, Tersedia Ribuan Loker

Dengan antusiasme tinggi para pelaku UMKM di Wonogiri Expo, diharapkan membuka ruang ekonomi.

Selain itu juga diharapkan meningkatkan perekonomian di Wonogiri.

Diketahui dalam Wonogiri Expo terdapat 60 stand dan 90 UMKM yang dipamerkan.

Diantaranya adalah kerajinan tangan, hasil pertanian, hingga kuliner jadul dan kekinian.

Pihaknya juga mendorong kelompok masyarakat untuk menggelar event yang merangkul para pelaku UMKM.

Sebagai contoh seperti CFD di Wonogiri dan Giritontro, Pasar Dhoplang dan lainnya.

"Ini kan menciptakan ruang ekonomi. Saat ada ruangnya, mereka kan bersemangat. Semakin banyak ruang tercipta, semakin tinggi peluangnya. Masyarakat juga bisa membuka ruang itu," kata Setyo.

Sementara itu, pada Kamis pagi juga digelar Napak Tilas untuk melestarikan nilai-nilai perjuangan Raden Mas Said dari Pule Selogiri hingga di Alun-alun Giri Krida Bakti Wonogiri.

Gelaran itu dibuka langsung oleh Wabup Imron Rizkyarno.

Wabup menilai gelaran itu terasa meriah. Apalagi, peserta Napak Tilas juga mengenakan seragam yang unik.

Misalnya dari DPU Wonogiri yang mengenakan atribut layaknya kontraktor dan lainnya.

"Tadi diikuti 1.300-an orang. Berjalan lancar. Ini juga menanamkan nilai-nilai perjuangan Raden Mas Said," pungkas Imron. (al/wa)

Editor : Tri wahyu Cahyono
#potensi daerah #wonogiri expo #setyo sukarno #Bupati Wonogiri #hari jadi