RADARSOLO.COM-Pemkab Wonogiri menggelar kontak bisnis Koperasi Desa-Kelurahan Merah Putih bersama sejumlah pihak terkait, Selasa (1/7/2025).
Dari gelaran itu, koperasi diharapkan bisa mendapatkan opsi core bisnis apa yang akan dijalankan saat koperasi berjalan.
Bupati Wonogiri Setyo Sukarno mengatakan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih sudah terbentuk di seluruh desa dan kelurahan.
Dimana total ada 294 desa dan kelurahan yang ada di Wonogiri.
"Sudah terbentuk semua, termasuk badan hukumnya juga sudah terbentuk semua," ujar Setyo.
Dia menerangkan, koperasi-koperasi itu bakal punya core bisnis.
Maka dengan adanya kontak bisnis pihaknya menghadirkan perwakilan sejumlah stakeholder yang ada sehingga koperasi bisa bekerjasama dengan pihak-pihak itu.
Selain dari koperasi, pihak yang diundang diantaranya ada Bank Jateng, Samsat, Bulog, Pertamina hingga Pupuk Indonesia.
"Ini nanti bisa menjadi opsi jenis usaha yang akan dilakukan koperasi," jelasnya.
"Harapannya ada kontak, setelah ini berjalan bisa diketahui, oh bagaimana menjadi agen gas elpiji, agen pupuk. Yang kita harapkan begitu," lanjut bupati.
Soal permodalan untuk Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih, Setyo menuturkan masih menunggu petunjuk teknis (juknis) dan petunjuk pelaksanaan (juklak) lebih lanjut.
Termasuk menunggu kepastian soal informasi modal yang bersumber dari bank himbara.
"Informasi dari media kan ada plafon hingga Rp 3 miliar. Termasuk agunannya bagaimana kita juga belum tahu. Kita tunggu juknis dan juklaknya," kata Bupati.
Yang jelas, Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih sudah terbentuk di seluruh desa dan kelurahan di Kota Sukses. Selain itu, seluruhnya juga telah berbadan hukum. (al)
Editor : Tri wahyu Cahyono