RADARSOLO.COM – Tim Penggerak PKK Wonogiri bersama Pusat Studi Wanita Universitas Slamet Riyadi (UNISRI) menggelar acara "Gerakan Perempuan Menuju Lingkungan Sehat Yang Berkelanjutan" pada Kamis (24/7/2025) di Ruang Kahyangan Kompleks Setda Wonogiri.
Acara ini bertujuan untuk mendorong anggota TP PKK dan masyarakat Wonogiri untuk berperan aktif dalam mewujudkan lingkungan sehat dan berkelanjutan melalui pengelolaan sampah yang efektif.
Ketua TP PKK Wonogiri Sri Rahayuningsih Setyo Sukarno, yang akrab disapa Yayuk, mengungkapkan, permasalahan limbah sampah merupakan isu serius yang dihadapi hampir di seluruh daerah.
Menurutnya, peran perempuan sangat penting dalam menyukseskan program pelestarian lingkungan ini, dengan penggerakan budaya cinta lingkungan yang dimulai dari dalam rumah tangga.
Baca Juga: Festival Mie Ayam Bakso Wonogiri 2025, Ada Puluhan Tenant Hingga Lomba Makan Mi Ayam-Bakso Terunik
“Gerakkan kembali dan budayakan gerakan cinta lingkungan, yang dimulai dari diri kita masing-masing, keluarga, lingkungan sekitar, dan masyarakat luas,” ujar Yayuk dalam sambutannya.
Dia mengajak para peserta untuk memulai dengan pemilahan sampah yang baik di rumah tangga. Yayuk juga menekankan pentingnya untuk membudayakan prinsip pengelolaan sampah yang baik dan efektif, seperti prinsip 3R, yakni reduce (mengurangi), reuse (menggunakan kembali), dan recycle (mendaur ulang).
“Dengan upaya bersama dan partisipasi aktif dari semua pihak, gerakan ini dapat memberikan dampak positif yang signifikan bagi kelestarian lingkungan,” pungkas Yayuk.
Pada kesempatan tersebut, TP PKK Wonogiri juga menyerahkan piagam dan uang pembinaan kepada pemenang lomba video/vlog tentang “Cinta Lingkungan Dari Rumah” yang telah dilaksanakan beberapa waktu lalu. Pemenang pertama diraih oleh TP PKK Kecamatan Slogohimo, disusul oleh TP PKK Kecamatan Sidoharjo di peringkat kedua, dan TP PKK Kecamatan Puhpelem di peringkat ketiga.
Dengan berbagai kegiatan ini, TP PKK Wonogiri berupaya untuk memperkuat kesadaran masyarakat dalam pengelolaan sampah dan menciptakan lingkungan yang lebih sehat dan berkelanjutan. (al/bun)
Editor : Kabun Triyatno