Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan

Bupati Setyo Berangkatkan Peserta Tonting Yudha Wastu Pramuka Jaya: Tradisi yang Ingatkan Pengorbanan Besar Pahlawan

Iwan Adi Luhung • Rabu, 17 Desember 2025 | 20:23 WIB
Bupati Wonogiri Setyo Sukarno memberangkatkan Tonting Uudha Wastu Pramuka di lapangan Desa Pulutan Kulon Kecamatan Wuryantoro Selasa (16/12/2025).
Bupati Wonogiri Setyo Sukarno memberangkatkan Tonting Uudha Wastu Pramuka di lapangan Desa Pulutan Kulon Kecamatan Wuryantoro Selasa (16/12/2025).

RADARSOLO.COM - Bupati Wonogiri Setyo Sukarno bersama Forkompimda Wonohiri mengikuti Upacara Serah terima Peleton Beranting (Tonting) Yudha Wastu Pramuka Jaya Etape - 1 kepada Tonting Yudha Wastu Pramuka Jaya Etape – 2 dalam peringatan Hari Juang Infanteri-77 di lapangan Desa Pulutan Kulon Kecamatan Wuryantoro Selasa (16/12/2025).

Diketahui, Tonting Yudha Wastu Pramuka Jaya Tahun 2025 diberangkatkan dari Lapangan Giri Krida Bhakti Wonogiri menuju Lapangan Dr. Koesen Rindam IV/Diponegoro Magelang.

Adapun jarak yang akan ditempuh sekitar 210,9 kilometer yang dilalui dalam beberapa etape, dan etape terakhir diikuti oleh pejabat VIP.

Peringatan gerak jalan Tontinh Yudha Wastu Pramukha Jaya adalah kilas balik sejarah perjuangan Prajurit Korp Infanteri, dalam peristiwa pertempuran Agresi Militer Belanda ke-2 pada tanggal 19 Desember 1948.

Dalam sambutannya Bupati Setyo mengatakan serah terima simbol Tonting Yudha Wastu Pramuka sebagai sebuah tradisi yang tidak hanya sarat nilai historis.

Namun juga merupakan wujud penghormatan setiap prajurit TNI kepada para pendahulu Korps Infanteri TNI AD.

"Tradisi ini menjadi pengingat, bahwa setiap langkah perjuangan yang kita lakukan hari ini berdiri di atas pengorbanan besar para pahlawan bangsa," ujar Setyo.

Memurit dia, Tontinh Yudha Wastu Pramuka adalah simbol perjalanan sejarah panjang korps infanteri yang menjadi tulang punggung pertahanan darat sejak masa perang kemerdekaan.

Sejak awal berdirinya, pasukan infanteri selalu berada di garis terdepan, melangkah tanpa ragu, menembus medan berat, dan menghadapi ancaman apa pun demi tegaknya NKRI.

"Nilai yang diwariskan para pejuang infanteri yudha, wastu, dan pramuka. Itu menegaskan bahwa seorang prajurit infanteri harus memiliki keberanian, keandalan, dan keteladanan dalam setiap langkah tugasnya," tegas Setyo.

Bupati juga mengajak seluruh peserta tonting dan seluruh keluarga besar TNI AD untuk menjadikan momentum ini sebagai pelecut semangat.

"Mari kita lanjutkan perjuangan para pahlawan dengan karya nyata, pengabdian tulus, serta keberanian yang tidak pernah luntur," pungkas Bupati. (al)

Editor : Nur Pramudito
#setyo sukarno #wonogiri #Bupati Wonogiri