"Belum lama ini kami juga pernah menggelar job fair secara hybrid. Ini guna menyiasati agar tidak terjadi kerumunan," terang Kepala Disnaker Wonogiri Ristanti, Selasa (14/12).
Selain tidak memicu kerumunan, job fair full online juga lebih menghemat anggaran dan tidak bertepatan dengan kelulusan SMA/SMK, sehingga dapat diakses pencari kerja yang benar-benar serius ingin bekerja. Antara lain mereka yang pada job fair sebelumnya gagal, sudah kerja tapi resign, maupun kontrak kerja habis.
Untuk mengakses job fair, masyarakat bisa membuka website jobfair.kemnaker.go.id. Pencari kerja perlu membuat akun terlebih dahulu. Disnaker juga telah membuat video tutorial membuat akun tersebut di akun Instagram resmi disnaker, yakni @disnaker_wonogiri.
"Kami memfasilitas pertemuan antara pencari kerja dengan perusahaan. Nanti tergantung perusahaan, apakah pendaftar akan dipanggil untuk ikut tes di kantor atau secara online," jelas Ristanti.
Job fair diikuti sebanyak 22 perusahaan. Tersebar di sejumlah kota besar. Antara lain Bogor dan Tangerang. “Perusahaan ini bergerak di banyak bidang. Ada yang memproduksi spare part kendaraan maupun pabrik keramik. Macam-macam, nggak cuma garmen,” ucapnya. (al/wa/dam) Editor : Damianus Bram