Korban baru bank plecit itu adalah Endang Kusumaningsih, 45. Saat ditemui sejumlah awak media Selasa (8/2), dia mengaku mengalami penganiayaan itu sekitar tiga pekan lalu.
"Lengan saya disabeti. Pakai ranting pohon," kata dia.
Endang mengaku, akibat pukulan yang dilakukan oleh oknum bank plecit berinisial S itu lengannya mengalami lebam dan baru diketahui pada keesokan harinya.
Lengannya saat lebam juga sempat difoto, kini lebam itu tak berbekas. Menurut Endang, ibunya pun sampai berteriak saat melihatnya dianiaya.
"Saya sempat tanya, saya itu salah apa. Tapi malah dikata-katain," ujar dia.
Berdasarkan pengakun Endang, saat itu dia menjadi perantara antara bank plecit dan keponakannya yang berutang. Namun karena keponakannya telat membayar angsuran, dia yang menjadi sasaran oknum bank plecit.
Tindakan itu terjadi saat dia hendak mengantarkan oknum bank plecit ke rumah keponakannya.
"Utangnya Rp 1 juta, nerimanya Rp 885 ribu. Setorannya Rp 130 ribu dibayar 10 kali. Setorannya tiap pekan," terang Endang.
Meski mengaku dianiaya, wanita itu tidak melaporkan kejadian itu ke polisi. Menurut dia, oknum bank plecit itu juga sempat menantang Endang untuk lapor ke polisi dan mengaku tak takut jika dilaporkan. Tantangan dan ancaman itu yang membuat Endang takut Endang untuk melapor.
Di tempat yang sama, Rita, warga Desa Kerjo Lor, Kecamatan Ngadirojo yang juga menjadi korban dugaan penganiayaan oknum bank plecit mengatakan, dia dan korban lain sudah membuat aduan ke polisi. Termasuk Kartini, wanita paro baya asal Desa Sidokarto, Kecamatan Girimarto.
"Saya sudah ditanya kronologis awal mula bisa sampai di sana (rumah lokasi penganiayaan di Kecamatan Sidoharjo, Red) sampai penganiayaan yang saya alami. Saya jelaskan semuanya," kata Rita.
"Kalau Mbak Nanik (korban lain penganiayaan bank plecit, Red) masih dirawat di rumah sakit," imbuhnya.
Diberitakan sebelumnya, tiga warga diduga menjadi korban penganiayaan dari oknum bank plecit pada pekan lalu. Kejadian itu pun mendapatkan perhatian dari sejumlah pihak, termasuk Bupati Wonogiri Joko Sutopo. Polisi juga berjanji akan mengusut tuntas kasus yang diduga melibatkan istri polisi tersebut. (al/ria)
Editor : Syahaamah Fikria