Kasatreskrim Polres Wonogiri AKP Supardi mengatakan, pihaknya sudah melakukan penahanan oknum bank plecit. Namun, Supardi belum memberi informasi lebih rinci perihal identitas para pelaku yang ditahan.
"Ada tiga orang (yang ditahan,Red)," kata Supardi.
Sementara itu, para korban dugaan penganiyaan bank plecit masih merasakan trauma. Seperti yang diungkapkan Kartini, salah satu korban dugaan penganiayaan.
"Saya trauma. Kepala masih cekot-cekot ini. Kepala saya dipukul pakai promes saat kejadian," kata perempuan asal Kelurahan Sidokarto, Kecamatan Girimarto itu.
Kartini menuturkan, perlakuan itu diterimanya oleh pelaku S. Di rumah S pula, penganiayaan itu terjadi pada Senin (31/1) lalu. Selain S, pelaku lain adalah R, yang tak lain bos bank plecit dan H, istri R.
Setelah kejadian itu, Kartini pun harus opname di rumah sakit selama beberapa hari. Dia menuturkan sudah memberikan keterangan kepada pihak berwajib.
Korban lain yang juga dimintai keterangan oleh polisi adalah Nanik Haryani. Perempuan yang masih bertetangga dengan Kartini itu juga dianiaya oleh oknum bank plecit, mulai dijambak, ditendang, dan dipukul. Nanik pun sempat dirawat di rumah sakit. (al/ria) Editor : Syahaamah Fikria