RADARWONOGIRI-Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap II 2023 resmi dibuka di lapangan Dusun Jagir, Desa Krandegan, Kecamatan Bulukerto, Kabupaten Wonogiri, Rabu (12/7/2023).
Program ini merupakan lanjutan TMMD Sengkuyung Tahap I di Desa Golo, Kecamatan Puhpelem belum lama ini.
Pasiter Kodim 0278/Wonogiri Kapten Inf Eko Budi Santoso mengatakan, ada sejumlah kegiatan sasaran fisik dalam TMMD kali ini. "Ada rabat jalan blok, talut dan drainase," katanya.
Rabat jalan blok yang dibangun memiliki panjang 465 meter, lebar 3,3 meter, dan ketebalan 0,12 meter.
Sementara untuk talut, bakal dibangun di tiga titik. Pertama memiliki panjang 22 meter, lebar 0,55 meter dan tinggi 2,7 meter.
Titik kedua panjang 22 meter, lebar 0,6 meter dan tinggi 3,5 meter. Sementara di titik ketiga panjang 7 meter, lebar 0,9 meter, dan tinggi 2,5 meter.
“Untuk drainase yang dibangun memiliki panjang 441 meter, lebar 0,9 meter, dan tinggi 0,33 meter," terang Pasiter.
Selain kegiatan fisik, TMMD juga akan melakukan kegiatan nonfisik. Meliputi sosialisasi atau penyuluhan keterampilan yang dilakukan bersama dinas atau instansi Pemkab Wonogiri, Kodim 0728/Wonogiri dan Polres Wonogiri.
Alokasi dana TMMD di Desa Krandegan senilai Rp 773.108.000 berasal dari APBD Provinsi Jawa Tengah senilai Rp 175 juta, APBD Wonogiri Rp 455 juta, dan swadaya masyarakat Rp 143.108.000.
Dandim 0728/Wonogiri Letkol Inf Deny Octavianto berharap, program TMMD dapat mempercepat hubungan antarwilayah.
"Juga mempermudah akses ke lahan pertanian, dan fasilitas publik, mempermudah pemenuhan kebutuhan pokok masyarakat, dan pada akhirnya ada nilai ekonomi dan sosial yang meningkat," ucapnya.
Sekda Wonogiri Haryono saat membacakan amanat Bupati Wonogiri Joko Sutopo mengatakan, TMMD sukses mewujudkan sinergi lintas sektoral.
Sekaligus menguatkan kemanunggalan pemerintah dan unsur masyarakat, serta menjadi bagian dari upaya penanggulangan kemiskinan di pedesaan.
Program TMMD Sengkuyung II di Desa Krandegan, Kecamatan Bulukerto ini menjadi kelanjutan dari program TMMD Sengkuyung I yang telah dilaksanakan di Desa Golo, Kecamatan Puhpelem belum lama ini.
"Pembangunan rabat jalan penghubung antara Desa Golo, Kecamatan Puhpelem, dengan Desa Krandegan, Kecamatan Bulukerto, yang dilengkapi talut jalan dan drainase diharapkan dapat memberikan manfaat bagi masyarakat," terangnya.
Hadirnya sarana dan prasarana infrastruktur yang lengkap, juga diharapkan dapat mempercepat hubungan antarwilayah, mempermudah akses ke lahan pertanian, fasilitas publik, hingga mempermudah pemenuhan kebutuhan pokok masyarakat.
“Pada akhirnya ada nilai ekonomi dan sosial yang meningkat. (TMMD) memberi kontribusi positif bagi kesejahteraan masyarakat," pungkas dia. (al/wa)
Editor : Tri Wahyu Cahyono