Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan

Usai Pasang Jaring, Nelayan Tewas di Perahu Perairan Waduk Gajah Mungkur

Tri wahyu Cahyono • Rabu, 16 Agustus 2023 | 05:00 WIB
Evakuasi jasad nelayan yang meninggal di atas perahu di tepi perairan WGM, Senin (14/8/2023) malam. (DOK.WARGA)
Evakuasi jasad nelayan yang meninggal di atas perahu di tepi perairan WGM, Senin (14/8/2023) malam. (DOK.WARGA)

RADARWONOGIRI.COM–Warga Desa Sendang, Kecamatan Wonogiri Kota, digegerkan dengan penemuan mayat pria di atas perahu perairan Waduk Gajah Mungkur, Senin (14/8/2023) malam.

“Betul, ada orang meninggal di atas perahu Senin malam,” ujar Kasi Humas Polres Wonogiri AKP Anom Prabowo, Selasa (15/8).

Diketahui, pria itu adalah Bejo Prasetyo, 59, warga Dusun Selopukang, Desa Sendang Kecamatan Wonogiri Kota.

Bejo yang bekerja sebagai nelayan itu ditemukan tak bernyawa, Senin sekira pukul 21.00.

Saat itu, salah seorang saksi hendak berangkat jaga malam di karamba di perairan Waduk Gajah Mungkur (WGM).

Saat menaiki perahu di tepi genangan, saksi melihat seseorang dalam posisi tertelungkup di atas perahu.

“Saksi tersebut sempat memanggil, namun tidak ada jawaban. Karena takut, saksi kembali ke perkampungan dan melaporkan hal tersebut kepada warga,” terang Anom.

Kejadian itu juga dilaporkan ke kepala desa dan Polsek Wonogiri Kota. Mendapatkan laporan, polisi segera terjun ke lokasi bersama tenaga kesehatan Puskesmas Wonogiri II dan dibantu SAR Wonogiri.

Hasil pemeriksaan medis, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan di tubuh Bejo.

Informasi dari kepolisian, Bejo seorang diri memasang jaring ikan di perairan WGM dan berangkat dari rumah sekira pukul 18.30.

“Kemungkinan setelah selesai (memasang jaring ikan) korban kembali lagi ke parkiran perahu dan saat itu diduga meninggal dunia,” ujar Anom.

Keluarga telah menerima peristiwa dan menolak dilakukan otopsi dengan dibuktikan surat pernyataan.

“Korban memiliki riwayat penyakit jantung yang diderita sekitar empat bulan. Masih pengobatan,” pungkas Anom. (al/wa)

 

Editor : Tri Wahyu Cahyono
#desa sendang #nelayan tewas #waduk gajah mungkur