RADARWONOGIRI.COM-Tak hanya puing-puing bekas bangunan atau kuburan lama yang muncul saat Waduk Gajah Mungkur (WGM) asat.
Ada juga potensi wisata musiman di tepi waduk yang view-nya bak pantai pasir putih.
Titiknya di antaranya di Dusun Wotan dan Pulung. Wilayah itu masih masuk wilayah Desa Boto, Kecamatan Baturetno.
Kepala Desa Boto Edi Suroso mengatakan, dahulu, Wotan adalah sebuah dusun yang masuk wilayah Boto.
Namun karena ada proyek WGM, Dusun Wotan menjadi hilang karena terdampak genangan air.
"Saat air WGM surut memang seperti pantai. Ada sedikit ombak kecil. Kalau pas musim hujan, air waduk penuh, ya tenggelam semua tidak kelihatan," ungkap Edi, Senin (16/10/2023).
Diketahui, area Dusun Wotan berjarak sekitar enam kilometer dari Jalan Raya Solo-Pacitan. Sementara itu, jarak dari permukiman sekitar dua kilometer.
Jalan dari permukiman ke wilayah Wotan hanya bisa dilalui sepeda motor karena jalurnya bergelombang.
"Belum banyak yang tahu. Baru beberapa pemuda saja mungkin. Jadi mungkin belum ramai," jelasnya.
Menurut kades, lokasi itu biasanya digunakan untuk spot memancing. Di sebelahnya terdapat Dusun Pulung, dimana saat genangan WGM surut bisa terlihat bekas rumah dan area makam.
"Biasanya fenomena (seperti pantai) ini muncul Agustus sampai November atau Desember. Setelah itu (saat penghujan) Wotan kembali tergenang," kata kades.
Diakui Edi, ada potensi wisata di lokasi tersebut. Namun untuk pengembangannya juga terkendala dengan anggaran. (al/wa)
Editor : Tri Wahyu Cahyono