Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan Photo

Upwelling di Waduk Cengklik Bikin Waswas Pembudidaya Ikan di Waduk Gajah Mungkur Wonogiri, Ini Upaya Antisipasinya

Iwan Adi Luhung • Rabu, 13 Maret 2024 | 01:46 WIB
Aktivitas pemudidaya ikan di keramba WGM Wonogiri belum lama ini.
Aktivitas pemudidaya ikan di keramba WGM Wonogiri belum lama ini.

RADARSOLO.COM- Fenomena upwelling di Waduk Cengklik, Kecamatan Ngemplak, Kabupaten Boyolali menyebabkan kematian 31 ton ikan nila.

Kerugian yang diderita pembudidaya ikan nila di Waduk Cengklik mencapai hampir Rp 1 miliar.

Kondisi tersebut membuat pembudidaya ikan di Waduk Gajah Mungkur (WGM), Kabupaten Wonogiri ikut waswas.

Pembudidaya ikan di WGM Kabupaten Wonogiri melakukan antisipasi dampak upwelling.

Ketua Paguyuban Pembudidaya Ikan Waduk Gajah Mungkur Nila Kencana Sugiyanto mengatakan, sejauh ini, ikan yang dibudidayakan di keramba jaring apung (KJA) WGM tak terdampak upwelling.

"Sudah agak lama yang ada upwelling itu. Belajar dari itu, teman-teman (pembudidaya ikan) biasanya sudah melakukan antisipasi biar tidak rugi lagi," jelasnya, Selasa (12/3/2024).

Menurut pria yang akrab disapa Sugi tersebut,, saat pergantian musim dari kemarau ke penghujan, pembudidaya ikan di WGM Wonogiri melakukan penjarangan.

Penjarangan yang dimakdus adalah mengatur populasi ikan di karamba.

"Populasi ikan dikurangi. Kalau biasanya diisi 2.000 ekor ikan, maka dikurangi sampai 50 persen. Diisi 1.000 ekor atau paling 1.200 ekor," papar Sugi.

Banyak pembudidaya ikan di karamba jaring apung WGM yang sudah mengetahui hal itu.

Setiap awal penghujan, penjarangan dilakukan untuk mengantisipasi dampak upwelling.

Kabid Kelautan dan Perikanan Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Perikanan Wonogiri Catur Wuryaningsih mengatakan, penjarangan yang dilakukan pembudidaya ikan di WGM Wonogiri sudah tepat.

Yakni dengan mengurangi jumlah ikan di setiap petak karamba. Lalu, memanen lebih awal.

"Bisa juga mengurangi jumlah pakan. Itu untuk mengurangi limbah di bawahnya (keramba)," kata Catur.

Jika kondisi air waduk tak memungkinkan untuk budi daya ikan karena upwelling, maka pembudidaya bisa mengosongkan petak di karamba jaring apung. Dengan begitu, potensi kerugian bisa ditekan. (al/wa)

 

Editor : Tri Wahyu Cahyono
#Boyolali #Upwelling #WGM #waduk gajah mungkur #cengklik