Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan

Ditemukan 12 Bayi dengan Berat Badan Lahir Rendah di Kecamatan Kismantoro Wonogiri

Iwan Adi Luhung • Jumat, 21 Juni 2024 | 02:34 WIB
Pendampingan baduta stunting riwayat BBLR di Kecamatan Kismantoro oleh tim dari RSUD dr. Soediran Mangun Sumarso Wonogiri, Kamis (20/6/2024).
Pendampingan baduta stunting riwayat BBLR di Kecamatan Kismantoro oleh tim dari RSUD dr. Soediran Mangun Sumarso Wonogiri, Kamis (20/6/2024).

RADARSOLO.COM–Penuntasan stunting, khususnya pada anak bawah dua tahun (baduta) menjadi perhatian Pemkab Wonogiri.

Pemkab Wonogiri mengerahkan tim dari RSUD dr. Soediran Mangun Sumarso Wonogiri memberikan pendampingan baduta stunting di Kecamatan Kismantoro, Kamis (20/6/2024).

Direktur RSUD dr. Soediran Mangun Sumarso Wonogiri Adhi Dharma mengatakan, timnya awalnya mengikuti mini lokakarya petugas lapangan keluarga berencana (PLKB) di kantor Kecamatan Kismantoro.

Mini lokakarya itu membahas permasalahan stunting.

Di situ, tim RSUD dr. Soediran Mangun Sumarso Wonogiri melihat data-data penimbangan serentak baduta di Kecamatan Kismantoro.

Kemudian, ditentukan sasaran pendampingan bagi anak yang proses perubahannya tidak cepat.

"Itu pada bayi yang ada riwayat BBLR (berat badan lahir rendah)," ujar Adhi.

Hasil deteksi, ada 12 bayi dengan riwayat BBLR.

Dari 12 bayi itu, satu di antaranya dibawa orang tuanya merantau.

"Yang kami visit 11 baduta. Kami bagi dua tim di empat desa dan satu kelurahan," terang Adhi.

Saat visitasi, tim melakukan wawancara dengan pihak keluarga dan mengecek kondisi rumah.

Ada dua rumah yang dinilai perlu bantuan rehab rumah tidak layak huni (RTLH).

Baca Juga: Akan Melawan Timnas Indonesia di Piala AFF U-16 di Solo, Ini Tanggapan Calon Lawan

Selain itu, tim mengecek ketersediaan air bersih dan sarana sanitasi keluarga yang dikunjungi.
Tim dari RSUD Wonogiri memberikan bantuan berupa susu tinggi protein.

Pemberian susu tinggi protein itu diharapkan bisa membantu percepatan pertumbuhan anak.

"Kita lihat nanti hasilnya satu bulan ke depan. Dengan intervensi pemberian susu tinggi protein, kita evaluasi pada penimbangan anak berikutnya," papar Adhi.

Adapun tim dari RSUD dr. Soediran Mangun Sumarso Wonogiri yang melakukan visitasi menggandeng Ketua PMI Wonogiri sekaligus Ketua Dewan Pengawas RSUD dr. Soediran Mangun Sumarso Wonogiri Dwi Handoyo.

Ada pula Camat Kismantoro Sularto, anggota DPRD Wonogiri Indah Retnowati, PLKB, Kepala Puskesmas Kismantoro dan bidan desa setempat. (al/wa)

Editor : Tri Wahyu Cahyono
#bayi #baduta #stunting #rsud dr soediran mangun sumarso wonogiri #kismantoro