RADARSOLO.COM-Ada wilayah di perbatasan Desa Wonokerto dan Desa Purwosari, Kecamatan Wonogiri Kota yang menyimpan cerita mistis.
Konon, ada penampakan cahaya misterius di wilayah setempat hingga ada warga yang mendadak tak bisa berbicara usai membawa pulang bulus dari sungai yang ada di sekitar sana.
Wilayah itu adalah Ndrokilo. Secara administratif, wilayah itu masuk di Dusun Segawe Desa Purwosari. Berbatasan dengan Desa Wonokerto.
Kisah mistis pernah dialami Kepala Desa (Kades) Wonokerto Suyanto.
Pengalaman itu dirasakan sebelum berdirinya salah satu pabrik di Wonokerto.
Saat itu, Suyanto yang juga tokoh masyarakat disana 'kulo nuwun' di wilayah setempat saat awal pembebasan lahan sekira 2017-2018.
Dia tidur di sejumlah titik, salah satunya di wilayah Ndrokilo dengan ditemani salah satu rekannya.
"Saya waktu itu kaget. Dari arah pohon beringin, muncul sorot sepert lampui senter. Warnanya agak biru cerah," kata dia, Jumat (25/10/2024).
Yang mengherankan, cahaya misterius itu tidak seperti senter yang dibawa manusia.
Namun cahaya itu lebih dekat dengan tanah dan berjalan perlahan menuju Sungai Jaten, tak jauh dari lokasi pohon beringin awal cahaya itu muncul.
"Jalannya perlahan. Lima menit ada. Tapi saat sampai sungai, cahayanya hilang," terang Suyanto.
Awalnya, dia menganggap penampakan itu biasa saja.
Namun ternyata, cahaya misterius itu masih muncul di malam-malam selanjutnya.
Suyanto mengaku tidur di wilayah itu selama 40 hari. Selama 40 hari itu juga, cahaya misterius itu selalu muncul dari pohon beringin dan menghilang sesampainya di sungai, arah timur laut munculnya cahaya itu.
"Munculnya itu antara pukul 23.30 sampai pukul 01.00. Selama 40 hari melihat itu," kata dia.
Suyanto mengaku tak tahu secara pasti apa cahaya misterius itu.
Dia juga menuturkan ada gua di wilayah itu namun sulit untuk menerobos tanaman-tanaman yang tumbuh di sekitar sana.
Ditambahkan Suyanto, ada warganya yang senang memancing di wilayah sekitar lokasi itu.
Suatu ketika, tiba-tiba muncul ular yang sangat besar.
"Sekarang dia sudah nggak berani pasang jaring di sekitar sini. Sudah kapok," kata dia.
Ada pula cerita dari warganya yang punya pengalaman mistis saat memancing atau menjaring ikan di Sungai Jaten.
Saat mengambil terlalu banyak ikan, konon warga akan 'diprimpeni'.
Ada juga warganya yang pernah mendapatkan ikan banyak serta bulus.
"Sesampainya di rumah tidak bisa bicara. Bulusnya kemudian dikembalikan dan akhirnya bisa ngomong lagi. Kalau mengambil ikan di sini secukupnya," pungkas Suyanto. (al/wa)
Editor : Tri Wahyu Cahyono