RADARSOLO.COM-Bupati Wonogiri Joko Sutopo menggeser 151 pejabat di lingkungan Pemkab Wonogiri, Senin (23/12/2024).
Pelantikan dan pengucapan sumpah janji yang terkesan mendadak itu dilakukan di sisa 50 hari masa kepemimpinannya.
Diketahui, pelantikan bupati dan wakil bupati (Wabup) terpilih hasil Pilkada Serentak 2024 rencananya digelar 10 Februari 2025.
Itu sesuai dengan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 80 Tahun 2024 tentang Perubahan Atas Perpres Nomor 16 Tahun 2016 tentang Tata Cara Pelantikan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati, serta Wali Kota dan Wakil Wali Kota.
Adapun pelantikan dan sumpah janji 151 ASN yang digeser itu dilakukan di Ruang Kahyangan kompleks Setda Wonogiri Senin sore.
Disinggung soal rotasi 151 pejabat yang terkesan mendadak di sisa 50 hari jabatan, Joko Sutopo mengatakan, jika disebut mendadak, hal itu perlu didiskusikan.
Sebab mendadak adalah tergantung perizinan dari Kemendagri.
"Kita mulai seleksi ini (jabatan tinggi pratama,red) sejak bulan Juli. Proses itu berjalan dengan baik termasuk persetujuan dari Gubernur, rekomendasi BKN. Juga sudah dapat izin dari Kemendagri," beber bupati.
Menurut Joko Sutopo, pada Senin siang, izin pelantikan dari Kemendagri belum terbit.
Izin baru dikantongi pada sore harinya.
"Maka seluruh proses yang panjang ini bukan sesuatu yang mendadak. Proses sudah diawali sejak Juli," kata dia.
Baca Juga: Ini Target Abraham Wenas Bersama Kesatria Bengawan Solo di IBL Musim Ini
Apakah berarti Pemkab Wonogiri tak mau berlama-lama melakukan pelantikan bagi 151 pejabat itu?
"Iya, karena persyaratan terakhir menunggu perizinan itu," ucap bupati Wonogiri yang akrab disapa Jekek.
Sementara itu, para ASN diminta untuk profesional, beretika dan visioner.
Adapun 151 pejabat yang digeser itu rinciannya sebagai berikut:
- 1 eselon II A (Sekda)
- 5 Eselon II B
- 27 Eselon III
- 52 Eselon IV
- 3 Kapuskesmas
- 44 Kepala SDN
- 10 Kepala SMPN 1 Kepala TK Negeri,
- 2 Jabatan Fungsional Penata Perizinan,
- 1 Jabatan Fungsional Pranata SDMA,
- 2 Jabatan Fungsional Pengembang Kewirausahaan
- 3 Jabatan Fungsional Guru.
Sejumlah posisi yang kosong juga telah diisi.
- Sekda Wonogiri: FX Pranata
- Sekretaris DPRD Wonogiri: Edhy Tri Hadyantho
- Kepala Dinas Sosial Wonogiri: Anton Tiyas Harjanto.
- Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Wonogiri: Mawan Tri Hananto
- Kepala Badan Kesatuan Kebangsaan dan Politik (Kesbangpol): Rahmat Imam Santosa
- Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD): Fuad Wahyu Pratama.
Selain itu, rotasi terhadap ratusan pejabat lain juga merupakan jenjang karis para ASN.
Di antaranya juga mengisi kekosongan posisi yang ditinggalkan ASN yang pensiun.
Jekek menuturkan, pemberian tanggung jawab kepada pejabat baru memiliki konsekuensi.
Diantaranya melihat lebih realistis, mengintegrasikan tanggung jawab terkoneksi dengan visi besar kepala daerah.
"Ini harus kita koneksikan," pungkas Jekek. (al/wa)
Editor : Tri Wahyu Cahyono