Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan

Petani di Slogohimo Wonogiri Telat Panen Durian Lokal, Angin Kencang Bikin Buah Jatuh Sebelum Waktunya

Iwan Adi Luhung • Rabu, 22 Januari 2025 | 00:05 WIB
Durian yang dijual oleh warga Desa Gunan, Kecamatan Slogohimo, Wonogiri, Selasa (21/1/2025).
Durian yang dijual oleh warga Desa Gunan, Kecamatan Slogohimo, Wonogiri, Selasa (21/1/2025).

RADARSOLO.COM- Tiba saatnya musim durian. Desa Gunan, Kecamatan Slogohimo, Wonogiri adalah salah satu sentra durian.

Tapi sayangnya, panen kali inidisebut telat. Angin kencang juga menjadi momok.

Hal itu diungkapkan oleh Kris, salah satu pengepul sekaligus penjual durian di wilayah setempat.

"Panennya agak telat dibanding tahun-tahun sebelumnya," ujarnya, Selasa (21/1/2025).

Dia menuturkan, biasanya durian di wilayah setempat mulai panen pada bulan November.

Namun, baru Januari ini pohon durian baru mulai panen. Tak diketahui secara pasti apa penyebab terlambatnya panen.

"Biasanya panen bulan 11 (November) sampai bulan 3 (Maret). Ini mundur, setelah tahun baru baru panen," beber dia.

Adapun, jenis durian yang ada di wilayah itu adalah durian musang king, monthong hingga duri hitam. Yang paling banyak diburu adalah durian jenis musang king.

"Durian musang king harganya per kilogram Rp 200 ribu. Kalau yang jenis monthong satu kilogram Rp 60 ribu," beber dia.

Kris menuturkan, di musim panen kali ini juga banyak pohon yang tidak berbuah.

Selain itu, angin kencang menjadi momok tersendiri.

Baca Juga: Buntut Minta Pungli Uang Rp 200 Ribu dari WNA untuk Terbitkan Laporan Kehilangan, Dua Polisi di Polsek Kuta Bali Kena Sanksi Patsus

"Jadi gara-gara angin kencang itu banyak buah yang jatuh sebelum waktunya. Hasilnya jelek, banyak yang nggak jadi," kata dia. (al/wa)

Editor : Tri wahyu Cahyono
#panen #Telat #wonogiri #slogohimo #durian