RADARSOLO.COM - Umur Waduk Gajah Mungkur (WGM) Wonogiri diperkirakan hanya tinggal 6 tahun lagi.
Masalah sedimentasi yang ada di WGM tengah coba diatasi dengan sejumlah cara untuk memperpanjang umur salah satu bendungan terbesar di Indonesia itu.
Hal itu terungkap saat kunjungan Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo ke proyek SPAM Wososukas Wonogiri Sabtu (8/2/2025).
Dody menuturkan, salah satu masalah yang dialami oleh WGM adalah sedimentasi. Sedimentasi juga merupakan masalah di bendungan-bendungan lainnya.
"Masalah sedimentasi ini karena di DAS (daerah aliran sungai) hulunya. Kita sudah ngobrol dengan kementerian terkait, Kehutanan dan Lingkungan Hidup. Kita perbaiki DAS hulu," ujar dia.
Dody menuturkan, informasi dari PJT yang mengelola WGM, usia WGM diproyeksi bisa bertahan 50 tahun. Dan kini, umur WGM sudah 44 tahun.
"Jadi secara FS (feasibility study) selesai dalam 6 tahun mendatang," kata Dody.
Meski demikian, pihaknya berupaya agar umur WGM bisa diperpanjang. Sejumlah cara dilakukan salah satunya dengan mengerahkan kapal keruk untuk mengeruk sedimentasi WGM. Selain itu, juga dibangun penahan sedimentasi.
Saat umur WGM sudah 50 tahun atau enam tahun lagi, pihaknya akan melakukan maintenance.
Sehingga bendungan tetap akan bisa bermanfaat. Jika sudah tak bisa, maka harus dipikirkan pembuatan waduk di lokasi baru.
"Kita upayakan supaya maksimal. Lebih dari enam tahun (umur WGM)," beber Menteri PU.
Lalu berapa penambahan sedimentasi di WGM tiap tahun? Dody menuturkan hal itu masih dihitung.
Namun dengan adanya penahan sedimentasi, kerusakan di DAS hulu berupa sedimentasi bisa diminimalkan masuk ke WGM.
"Rata-rata di bendungan yang saya datangi, kerusakannya di DAS. Di sini DAS-nya Keduang. Maka kita bicarakan dengan kementerian terkait, kita tidak bisa sendiri. Ada kementerian terkait yang kompeten, tapi kita ikut support," papar Dody. (al)
Editor : Damianus Bram