RADARSOLO.COM-Jumlah pemudik ke Wonogiri yang menggunakan moda transportasi bus antarkota antarprovinsi (AKAP), menyusut.
Penurunan jumlah pemudik sekitar 5 persen dibandingkan tahun sebelumnya.
Koordinator Terminal Tipe A Giri Adipura Wonogiri Agus menjelaskan, hingga H-3 Lebaran 2025, tercatat sebanyak 37.132 penumpang tiba di terminal.
Jumlah itu turun dibandingkan 2024 yang mencatat sebanyak 39.178 penumpang pada periode yang sama.
"Ada penurunan sekitar 5 persen dibandingkan tahun lalu," ujar Agus, Minggu (30/3/2025).
Menariknya, meski penumpang turun, jumlah bus justru mengalami kenaikan sekitar 1 persen.
Pada 2024, jumlah bus yang tercatat mencapai 1.475 unit, sementara tahun ini mencapai 1.493 unit.
Menurut Agus, ada beberapa faktor yang diduga menjadi penyebab turunnya angka pemudik dengan bus AKAP. Di antaranya:
- Beralihnya pemudik ke program mudik gratis dengan kereta api
- Meningkatnya penggunaan mobil pribadi
"Ada yang beralih dari mudik gratis dengan bus ke kereta api. Atau mungkin juga lebih memilih menggunakan mobil pribadi," jelasnya.
Berdasarkan data produksi Terminal Giri Adipura, hingga saat ini puncak arus mudik masih terjadi pada H-3, yakni Jumat (28/3/2025). Tren ini serupa dengan tahun sebelumnya.
"Tahun lalu juga puncaknya H-3. Tapi kami masih pantau data H-2 dan H-1, siapa tahu ada lonjakan," ungkapnya.
Pada H-3 tahun 2024, jumlah penumpang mencapai 12.105 orang dengan 334 bus. Sedangkan pada H-3 tahun 2025, tercatat 11.668 penumpang dengan 426 bus.
Agus menegaskan bahwa pihaknya terus memantau perkembangan arus kedatangan menjelang Lebaran.
"Kita tunggu apakah akan ada lonjakan pada H-2 dan H-1," pungkasnya. (al/wa)
Editor : Tri wahyu Cahyono