RADARSOLO.COM - Kasus dugaan pencabulan di Kecamatan Purwantoro, Wonogiri dengan terduga pelaku S, pria paruh baya yang merupakan oknum guru silat, awalnya terungkap dari chat yang dibaca oleh orang tua salah satu korban.
Dimana korban awalnya enggan berangkat berlatih silat usai jengah dengan aksi cabul yang dilakukan terduga pelaku.
Informasi ini diutarakan oleh salah satu sumber kepada RadarSolo.com.
Berdasarkan informasi yang didapatkan oleh sumber itu, awalnya ada orang tua salah satu korban yang membaca chat korban dan temannya.
"Itu (korban) tidak mau berangkat latihan. Alasannya karena ada terduga pelaku yang disebutnya cabul," ujar dia.
Chat itu kemudian terbaca oleh orang tua korban. Orang tua korban kemudian mendesak pengakuan korban. Hingga akhirnya terungkap bahwa korban itu dicabuli oleh S.
"Akhirnya dia mengaku kalau (maaf) diraba. Hal itu kemudian dilaporkan ke Pak RT. Setelah itu ketahuan ternyata banyak juga korbannya," terang sumber tersebut.
Sumber tersebut memaparkan, terduga pelaku memanfaatkan kondisi korban yang lemas usai latihan. Saat itulah S melancarkan aksinya dengan dalih akan memijit korban.
"Informasinya seperti itu. Mau dipijat tapi ya malah itu (maaf, diraba,red)," kata dia.
Sebelumnya diberitakan, belasan murid perguruan silat di wilayah Kecamatan Purwantoro diduga menjadi korban pencabulan yang dilakukan oknum guru silat.
Para korban diketahui adalah siswi SMP dan SMA. (al)
Editor : Damianus Bram