RADARSOLO.COM-Polres Wonogiri telah mengamankan seorang pria berinisial J, 34, warga Desa Ngadirojo Lor, Ngadirojo, Kamis (1/5/2025).
J diduga kuat sebagai pelaku pembunuhan terhadap Dwi Hastuti, 48, warga Desa/Kecamatan Baturetno yang mayatnya dicor di halaman belakang rumah orang tua J.
Selama ini, J tinggal di Desa Ngadirojo Lor, berbeda dusun dengan TKP pengecoran mayat Dwi Hastuti.
"Kalau kesehariannya J (berkelakuan) bagus. Jadi sopir," ujar Ketua RT 04 RW 01 Dusun Brubuh, Sutino, Kamis (1/5/2025).
J merupakan sopir bus bumel dan beberapa kali pindah armada.
"Sudah berkeluarga. Dapat orang Brono (Dusun Brono, Desa Ngadirojo Lor). Tinggalnya di sana. Kalau aslinya memang dari Brubuh sini," ungkap Sutino.
Penangkapan J dikonfirmasi oleh Kasi Humas Polres Wonogiri AKP Anom Prabowo.
"Masih pendalaman. Pembongkaran (lokasi pengecoran mayat Dwi Hastuti) tadi juga dipimpin Pak kapolres (AKBP Jarot Sungkowo)," kata Anom.
Diberitakan sebelumnya, Sutino, ketua RT 04 Dusun Brubuh mengaku pernah bertemu dengan Dwi Hastuti beberapa bulan lalu.
"Saat itu saya markir (jadi juru parkir) di warung bakso (tak jauh dari TKP). Ditanya (Dwi Hastuti dimana) rumahnya J," ungkapnya.
Sutino menanyakan maksud Dwi Hastuti menanyakan rumah J.
Dwi Hastuti blak-blakan bahwa mobilnya dibawa oleh J.
"Bilangnya begitu. Sudah beberapa bulan lalu kan. Saya ingat dia pakai celana pendek waktu itu," terang Sutino.
Sutino tak menyangka bahwa wanita itu kemudian ditemukan meninggal dan dicor di belakang rumah orang tua J.
Diberitakan sebelumnya, Dwi Hastuti hilang sejak 10 Februari 2025.
Hingga akhirnya mayatnya ditemukan dalam kondisi dicor, Kamis (1/5/2025). (al/wa)
Editor : Tri wahyu Cahyono