RADARSOLO.COM-KPU Wonogiri menggelar rapat pleno terbuka Rekapitulasi Daftar Pemilih Berkelanjutan Triwulan ke Dua di kantor KPU setempat, Rabu (2/7/2025).
Ketua KPU Wonogiri Satya Graha mengatakan, ada tiga hal yang dicatat dalam pembaruan data.
Diantaranya adalah jumlah pemilih baru, jumlah pemilih yang kehilangan hak pilihnya (tidak memenuhi syarat), dan perubahan data pemilih.
Dalam pembaruan data itu tercatat, jumlah pemilih baru di Wonogiri mencapai 2.645 orang.
Sedangkan jumlah pemilih yang tidak memenuhi syarat sebanyak 3.232 orang.
Di lain sisi, tidak ada pemilih yang mengalami perubahan data.
"Untuk pemilih baru diantaranya warga yang memasuki usia 17 tahun, pensiun dari TNI/Polri atau warga yang pindah domisili masuk ke Wonogiri," ujar Satya.
Sementara pemilih tidak memenuhi syarat, diantaranya masuk menjadi anggota TNI/Polri, meninggal dunia, atau warga yang pindah domisili ke luar Wonogiri.
Adapun pemilih yang mengalami perubahan data, antara lain warga yang pindah domisili tetapi masih dalam satu Daerah Pemilihan (Dapil).
Merujuk pada daftar pemilih tetap (DPT) Pilkada Wonogiri 2024, tercatat jumlah pemilih sebanyak 842.326 orang.
Setelah dilakukan pemutakhiran data, jumlah pemilih pada triwulan kedua 2025 menjadi 841.739 orang.
"Pembaruan data dilakukan berkelanjutan. Tujuannya agar kerja pencocokan dan penelitian (coklit) tidak terlalu berat. Selain itu, lebih siap jika sewaktu-waktu diadakan Pemilu," beber ketua KPU Wonogiri.
Satya berterima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung pendataan pemilih.
Seperti Pemkab Wonogiri, Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Wonogiri, Polres Wonogiri, Kodim 0728/Wonogiri dan Bawaslu Wonogiri.
"Sinergi antarpihak luar biasa. Contohnya Disdukcapil, kami sangat terbantu dengan program Desa Nyawiji Migunani. Kalau data kependudukan beres, maka KPU akan sangat terbantu dalam pemutakhiran data," pungkas Satya. (al/wa)
Editor : Tri wahyu Cahyono