Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan

Kisah Risang Gotho Warga Wonogiri Pencipta Lagu Ayang-ayang: Video Cover Kendang Pernah Di-Take Down, Ada Penyanyi Top Hendak Cover Dikira Penipuan

Iwan Adi Luhung • Jumat, 15 Agustus 2025 | 02:39 WIB
Risang Gotho saat unjuk gigi.
Risang Gotho saat unjuk gigi.

RADARSOLO.COM-Penikmat musik Jawa pasti tak asing dengan lagu Ayang-ayang.

Lagu itu diciptakan Risang Gotho, pria asal Kecamatan Manyaran, Wonogiri.

Seperti apa sosok Risang yang menciptakan lagu tersebut? 

Sebuah rumah di Desa Punduhsari nampak asri dengan banyak pepohonan di pekarangannya.

Di bagian belakang, berdiri bangunan berwarna putih yang digunakan sebagai studio.

Rumah itu adalah kediaman Risang Gotho. Pencipta dari lagu Ayang-ayang yang belakangan dinyanyikan oleh banyak penyanyi kenamaan.

Sebut saja Silvy Kumalasari, Damara De, Difarina Indra, Sasya Arkhisna, Niken Salindry, Vivi Voletha dan sederet penyanyi top lainnya.

Di dalam rumah itu, beberapa ekor anak kucing berwarna hitam nampak menyusu pada induknya.

Sementara di ruang tamu, terpampang sejumlah gambar, di antara gambar Wali Songo.

"Lambung aman mas minum kopi? Saya buatkan," tawar Risang dan langsung disetujui wartawan koran ini.

Tak berselang lama, kopi hitam panas tersaji. Kucing, menjadi topik pembahasan pertama wartawan koran ini dengan Risang.

Berlanjut ke obrolan soal perjalanan Risang berkesenian.

Baca Juga: Aksi Anak-Anak Bikin Gemes Di Galeri Seni 2025 Taman Cerdas Parikesit Gandekan Solo

Pria bernama asli Risang Puspa Aji Arya Wibawa itu ternyata sudah mengenal seni sejak masih kecil.

Ibunya adalah seorang sinden dan ayahnya juga punya latar belakang sebagai pemain kendang. Darah seni mengalir di tubuhnya.

Sejak kecil, Risang sudah akrab dengan campursari. Tangannya sudah sejak kecil menabuh kendang.

Tak ayal saat duduk di bangku kelas IV SD, dia sudah kerap diajak tanggapan campursari.

Saking seringnya mendaoatkan job ngendang, tak jarang perwakilan grup campursari yang mengajaknya menjemput langsung ke sekolah

"Sampai datang ke sekolah, minta izin ke guru langsung. Kan biasanya acara hajatan jam 10.00 sudah ada, jam-jam masih sekolah," kenang Risang.

Hal itu terus berlanjut sampai saat ini. Risang aktif menjadi oemain kendang grup-grup campursari.

Perjalanan Risang di dunia seni panjang. Cover kendang sejumlah lagu luar pernah diunggahnya di Youtube dan sempat viral.

Pernah juga unggahannya di Youtube di-take down.

Sekira 2016 lalu, Risang pernah mengunggah konten cover kendang di YouTube.

Sempat pula Risang diundang ke salah satu stasiun televisi swasta.

Pernah juga Risang meng-cover kendang lagu Nightmare milik Avenged Sevenfold.

"Itu tembus tiga juta viewers. Tapi di take down," kata dia.

Baca Juga: Jalan Sehat dan Senam Gayeng Meriahkan Dies Natalis Ke-45 dan Lustrum IX Universitas Tunas Pembangunan Surakarta

Sementara itu, proses lagu Ayang-ayang ternyata sudah diciptakannya pada 2019 lalu.

Proses pembuatan dan rekamannya rampung pada 2020.

Lagu aslinya sempat disebut memiliki kemiripan dengan lagu Lathi rilisan Weird Genius yang berduet dengan Sara Fajira.

Pasalnya, Risang juga memberi sentuhan electronic dance music (EDM).

"Sebenarnya sejak 2019 tapi saya prosesnya panjang dan kalau lagu sendiri rasanya ingin sempurnya. Jadi memang prosesnya panjang, rekam dan aransemen sendiri. Kalau ada yang saya rasa nggak enak, saya ulang lagi," terang dia.

Lagu itu awalnya dirilis di Youtube. Risang juga mendaftarkan hak cipta Ayang-ayang bersama dua lagu lain di 2020.

Lagu Ayang-ayang juga tak langsung ngehits. Risang menuturkan, lagu itu mulai banyak dinyanyikan oleh temannya dengan gaya dangdut saat event kopdar dangdut sekira Juni 2025 lalu.

Dari sana, banyak penonton yang menyukai lagu itu.

"Kemudian dibawakan di acara masing-masing. Di tarub," kata Risang.

Semuanya meminta izin kepada Risang. Dan kemudian Vivi Voletha menjadi salah satu penyanyi yang awal-awal meng-cover lagu itu.

Tak berselang lama, banyak manajemen penyanyi top mulai menghubunginya.

Risang sempat kaget dan tak percaya lagunya bakal di-cover oleh penyanyi top.

Ada cerita saat dia dikontak oleh manajemen Damara De dan Risang sempat tak mempercayainya dan mengira penipuan.

Baca Juga: Abdul Kadir Audah Pimpin PKS Solo, Targetkan 10 Kursi DPRD di Pemilu 2029

"Kan yang ngontak suaminya. Awalnya ya saya mintai KTP, dikasih dan saya percaya. Mungkin ngirone wong iki ratau-taune yo ngene. Tapi ya memang baru awal-awal," canda Risang.

Dia tak menyangka ciptaannya bakal nge-hits. Setidaknya video cover lagu oleh sederet penyanyi kenamaan sudah sudah dilihat puluhan juta kali.

Risang memperkirakan, angkanya sudah di atas 50 juta view totalnya.

Penelusuran radarsolo.com dari dari sejumlah penyanyi yang meng-cover lagu itu sudah lebih dari 58 juta kali.

Masih ada sederet penyanyi yang meng-cover dengan jumlah ratusan ribu view di YouTube.

Duh dewo dewo ning asmoro

Kuatno ati kawulo

Anggonku lelabuh tresno

Datan kendat saking cobo

...

Reff lagu itu kini tak asing bagi penikmat lagu Jawa. Maknanya ternyata cukup dalam.

Lagu Ayang-ayang, kata Risang, menceritakan soal pasangan kekasih yang hubungannya tak direstui oleh keluarga, teman dan orang sekitar.

Pasangan itu kemudian memilih untuk berpura-pura tidak melanjutkan hubungan di hadapan khalayak umum tetapi masih saling mencintai.

Baca Juga: Pengajian Umi Cinta yang Viral Bekasi, Sesat atau Tidak? Ini Kata MUI dan Polisi 

"Pura-pura putus, sudah asing kalau di hadapan orang-orang tapi masih pacaran. Istilahnya backstreet. Mau sampai kapan seperti itu," terang Risang.

Risang bertekad untuk terus berkarya di dunia seni. Bahkan, dia juga telah mempersiapkan lagu-lagu baru untuk dirilis. Patut untuk dinanti. (al) 

Editor : Tri wahyu Cahyono
#jawa #Pencipta Lagu #musik #manyaran #Risang gotho #wonogiri #Ayang ayang