Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan

Cerita Pedagang Pasar Kota Wonogiri yang Tak Sempat Selamatkan Dagangan, "Sudah Pasrahkan ke Gusti Allah Mas"

Iwan Adi Luhung • Senin, 6 Oktober 2025 | 19:12 WIB
Pedagang Pasar Kota Wonogiri tampak kelelahan setelah mengevakuasi barang dagangan dari amukan api, Senin (6/10/2025).
Pedagang Pasar Kota Wonogiri tampak kelelahan setelah mengevakuasi barang dagangan dari amukan api, Senin (6/10/2025).

RADARSOLO.COM - Kondisi pusat perdagangan di Kabupaten Wonogiri seketika berubah drastis.

Pasar Kota Wonogiri yang setiap pagi disibukkan dengan transaksi perdagangan, tapi tidak pada Senin (6/10/2025).

Gurat-gurat kelelahan nampak jelas di wajah para pedagang. Ada pula yang matanya masih sembab. Ada pula yang berdiri mematung bersandar tumpukan barang.

Kebakaran hebat di Pasar Kota Wonogiri Senin dini hari menyisakan duka bagi para pedagang.

Utamanya bagi pedagang pasar lantai 2, tempat api berkobar dengan beringas.

Eka masih terlelap saat ibunya pergi ke Pasar Kota Wonogiri.

Kebiasaan ibunya, setiap pukul 03.00 selalu berbelanja ke pasar. Namun saat itu, ibunya melihat pasar terbakar dan langsung pulang ke rumah.

"Ibu langsung pulang. Nggugah (membangunkan) bapak, bulik, semua digugah," ujar Eka sambil menyeka keringat di wajahnya.

Bersama keluarganya, Eka yang merupakan pedagang pakaian di Pasar Kota Wonogiri segera menuju lokasi kebakaran.

Tujuan mereka hanya satu. Mencoba menyelamatkan dagangan keluarga mereka.

Apalagi kios Eka berada di lantai 2 Pasar Kota Wonogiri yang paling parah terdampak kebakaran.

"Yang penting dagangan keluar dulu," kata Eka.

Baca Juga: 300 Kios di Pasar Kota Wonogiri Hangus, Diduga Berawal dari Fitting Lampu yang Terbakar,

Dagangan di dua kios Eka berhasil diamankan. Namun, di satu kios lain tak seluruhnya bisa diamankan.

"Masalahnya apinya besar dan cepat menyebar," beber dia.

Tak seberuntung Eka, Utomo Honru Suryanto yang juga pemilik kios di lantai dua Pasar Kota Wonogiri tak bisa berbuat banyak.

Dagangan istrinya yang menjual sembako, bumbu dapur, dan ikan asin ludes terbakar.

Saat telepon radarsolo.com diangkat oleh sang istri, suaranya terdengar bergetar. 

"Sudah pasrahkan ke Gusti Allah mas. Tidak sempat (evakuasi dagangan)," ujar Honru di ujung telepon.

Honru tak sendiri, beberapa pedagang menangis di sekitar pasar saat mobil pemadam kebakaran (damkar) berlalu lalang mencoba memadamkan amukan si jago merah. (al)

Editor : Tri wahyu Cahyono
#pasrah #selamatkan #evakuasi #kebakaran #pasar kota wonogiri #barang dagangan #terbakar #pedagang